Breaking News:

Cerita Pendek

Cerpen Tribun Jabar Minggu Ini: Syukuran Naik Jabatan

"Kok, sudah mau syukuran? Kan naiknya saja belum?" Saling bisik seperti itu menyebar ke semua ruang kantornya.

Ilustrasi Cerpen 

Konon ada desas-desus, ada uang "serangan" fajar yang membuat Wawan tergeser tak naik jabatan. Dan yang naik jabatan adalah Pak Anu Biasa, yang jago lobi. Yang maniak pendekatan. Yang juara main sogokan. Dan yang tidak punya rasa malu karena masih banyak pegawai senior lain yang terinjak dan tersalip tak sehat oleh Pak Anu Biasa itu.

Pak Anu Biasa tahu jabatan yang diduduki itu harus "dibeli" seharga kendaraan dinas yang nanti dipakai pejabat tersebut. Kalau kendaraan dinasnya Innova, berapa kira-kira uang yang harus dikeluarkan untuk membeli jabatan tersebut?

"Sialan!" bentak Wawan setelah bubar acara pelantikan.

***

Tasikmalaya September 2020

Dedi Tarhedi lahir di Bandung, 6 April. Setelah pulang dari Timor Timur sekira tahun 2000, cerpen-cerpennya dimuat di koran daerah Kabar Priangan, Radar, Pikiran Rakyat, dan Media Indonesia, Jakarta. Sehari-hari Om Dedi, biasa dipanggil rekan kantor dan kawan seniman di Tasikmalaya, bekerja selaku PNS/ASN Pemkot Tasikmalaya di Dinas Pol PP.

Penulis: Hermawan Aksan
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved