Breaking News:

2000 Jiwa Mengungsi, 17 Desa di 13 Kecamatan Kabupaten Karawang Terendam Banjir

Sebanyak 3.010 unit rumah di 17 desa di 12 kecamatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat terendam banjir dan sebanyak 2.000 jiwa harus mengungsi

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Siti Fatimah
istimewa
Sebanyak 3.010 unit rumah di 17 desa di 12 kecamatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat terendam banjir Minggu (7/2/2021). Dari 15.039 jiwa yang terdampak, sebanyak 2.000 jiwa harus mengungsi. 

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG-  Sebanyak 3.010 unit rumah di 17 desa di 12 kecamatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat terendam banjir Minggu (7/2/2021). Dari 15.039 jiwa yang terdampak, sebanyak 2.000 jiwa harus mengungsi.

"Dari hasil pendataan itu ada sebanyak 3.010 rumah yang terendam banjir yang berasal dari 17 desa di 13 kecamatan. Yang terdampak 15.039 jiwa dan yang mengungsi ada sekitar 2.000 jiwa," kata Dandim 0604 Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (7/2/2021).

Tanggul Sungai Jebol, Ratusan Warga di Desa Karangtumaritis Indramayu Mengungsi ke Masjid

Dikejar Polisi, Anggota Geng Motor Masuk IGD Rumah Sakit, Nyamar Jadi Pasien, Ketahuan Gara-gara Ini

Lagi, Ridho Rhoma Tersandung Kasus Narkoba, Anak Raja Dangdut Itu Positif Amphetamine

Medi mengatakan, wilayah terdampak banjir diantaranya sebanyak lima desa di Kecamatan Rengasdengklok. Kemudian dua desa di wilayah Kecamatan Jatisari.

Selain itu, lanjut Media, masing-masing satu desa terdampak banjir di 11 kecamatan yakni  Kecamatan Cilamaya, Telukjambe Barat, Purwasari, Tirtajaya, Cikampek, Majalaya, Pangkalan, Karawang Barat, Kota Baru dan Jatisari.

"Semoga bencana banjir ini segera cepat surut, pandemi Covid-19 segera hilang agar warga masyarakat bisa beraktivitas normal kembali," kata Medi.

32 Ton Sampah di Waduk Jatigede Sudah Disingkirkan, Diangkut Menggunakan 12 Truk

Sungai Cimanuk Indramayu Status Siaga, Warga Diminta Waspada

VIDEO Detik-detik Jembatan Putus Dihantam Luapan Sungai Ciasem Subang

Medi mengatakan, upaya penanganan banjir tersebut pihaknya telah membentuk SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satgas BPBD Karawang, Yonif PR 305, Tagana Karawang, relawan dari perusahaan maupun masyarakat.

"Sudah ada ratusan SAR gabungan yang sudah siap dilapangan. Kita juga sudah membuat dapur umum," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved