Breaking News:

Kasus Penangkaran Burung Langka Ilegal di Sukabumi, Bareskrim Sebut Dalam Proses Penyidikan

Penangkaran itu sudah berjalan selama sekitar dua tahun. Tersangka penangkaran tersebut terancam hukuman 5 tahun penjara 

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Dittipidter Baresrkrim Polri saat lakukan peninjauan lokasi penangkaran burung langka ilegal di Sukabumi beberapa waktu lalu 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Polisi terus melakukan pengembangan kasus penangkaran ilegal burung langka yang dilindungi di Kampung Tenjolaya RT 04 RW 04, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

Hal itu disampaikan Kasubdit I Direktorat Tipidter Bareskrim Polri Kombes Pol M Zulkarnain.

Oknum Polisi di Bogor Terancam Dipecat, Digerebek Istri saat Berduaan dengan Wanita Lain di Tasik

Ia mengatakan, burung langka dilindungi di penangkaran ilegal tersebut ke tempat milik KLHK.

"Dalam proses penyidikan, (burung) sudah kita titipkan (ke tempat KLHK)," ujar Zulkarnain kepada Tribunjabar.id via sambungan telepon, Jumat (5/2/2021).

Menurutnya, tidak ada penambahan tersangka dalam kasus tersebut, pihaknya masih menjadikan FJ (pemilik penangkaran ilegal) asal Jakarta sebagai tersangka.

"Tersangka sendiri aja, pemilik aja, kalau pekerja kan dia di gaji gak ngerti apa-apa," jelasnya.

"Kalau ada perkembangan kita kasih tahu," ucapnya.

Mayat Perempuan Tertancap Bambu, Sebelum Hilang Sempat Pergi Sendiri ke Rumah Pacar Naik Angkot

Diketahui, pengamanan dilakukan pada Selasa (12/1/2021) lalu oleh Subdit I Direktorat Tipidter Bareskrim Polri bersama Polres Sukabumi, tim Direktorat Pencegahan dan Pengamanan Hutan Ditjen Penegakan Hukum, Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Ditjen KSDAE dan Balai Besar KSDA Provinsi Jawa Barat.

Halaman
12
Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved