Dukung Industri Kreatif, Pemkot Izinkan Syuting Film di Kota Bandung, Ini Syaratnya

Pemerintah Kota Bandung memberikan izin kepada pelaku industri kreatif untuk melakukan syuting film di Kota Bandung.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, Pemkot Bandung memberikan izin kepada pelaku industri kreatif untuk melakukan syuting film di Kota Bandung dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung memberikan izin kepada pelaku industri kreatif untuk melakukan syuting film di Kota Bandung dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19, mengatakan, pemberian izin itu sebagai bentuk dukungan kepada bidang ekonomi kreatif, termasuk produksi film.

Hal itu disampaikan Yana seusai menerima Kaylana Shira Films yang berencana melakukan syuting film di Kota Bandung.

Dedi Mulyadi Tantang Buwas Sebut Nama-nama Setan yang Bikin Harga Kedelai Mahal, Biar Orang Tahu

Isu Kudeta Demokrat Belum Reda, AHY Ketum Demokrat Tulis Innalillahi, Berduka, Siapa Meninggal?

"Boleh, karena jumlah krunya di bawah 50 orang. Intinya, penerapan protokol kesehatan," ujar Yana, di Balai Kota Bandung.

Menurut Yana, kegiatan syuting itu diharapkan dapat menjadi percontohan bagaimana produksi film dilakukan di masa pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Kami berikan rekomendasi agar bisa menjadi percontohan produksi film di era pandemi. Selama menerapkan prokes, saya cukup yakin. Mudah-mudahan jadi contoh," katanya.

Produser Kaylana Shira Films, Wilza, mengatakan, syuting rencananya dilaksanakan di Villa Isola, Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, pada 20-26 Februari 2021.

"Masa pandemi kita semuanya menjalankan tata cara syuting kami yang lakukan. Tentunya protokol kesehatan yang ketat," ujar Wilza.

Ia menjelaskan, pra-produksi dilakukan secara virtual atau online dari kediaman masing-masing.

Semua kru dan pemain akan dicek suhu tubuh, wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Jika terdapat kru atau pemain yang positif, kata dia, pihaknya akan langsung melakukan isolasi hingga dinyatakan bebas Covid-19.

"Tim produksi akan melakukan contact tracing dan melakukan swab test PCR yang kontak erat dengan kru atau pemain," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved