Breaking News:

Covid-19 Masih Tinggi, Garuda Indonesia Yakinkan Penerbangan Jadi Transportasi Teraman

Di tengah wabah Covid-19, Garuda Indonesia menjelaskan kepada masyarakat, penerbangan merupakan moda transportasi teraman.

Tribun Jabar/ADI SASONO
KUNJUNGAN - General Manager Bandung Garuda Indonesia,Tessa Adelina (tengah) dalam kunjungan ke Kantor Tribun Jabar, Jumat (5/2/2021) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di tengah terpaan Pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan berakhir, maskapai penerbangan milik pemerintah Garuda Indonesia sibuk menjelaskan kepada masyarakat, penerbangan merupakan moda transportasi teraman.

Hal ini disampaikan Tessa Adelina, General Manager Bandung Garuda Indonesia dalam kunjungan ke Kantor Tribun Jabar, Jumat (5/2/2021).

"Kami ingin kembali menyakinkan masyarakat bahwa penerbangan merupakan transportasi teraman," kata Tessa.

Prof Firmanzah, Rektor Paramadina Pengganti Anies Baswedan, Kiprahnya Diakui SBY, Kini Meninggal

Deretan Ucapan Romantis Hari Valentine 14 Februari yang Cocok Dikirimkan ke Pasangan

Menurutnya, keamanaan itu bukan saja dari kecelakaan, tetapi dari penularan Covid-19. Alasannya, pihak maskapai menerapkan prosedur atau protokol kesehatan dengan sangat ketat. "Penumpang, mulai dari sebelum masuk bandara, hingga di dalam pesawat, harus menjalani protokol kesehatan," kata Tessa menambahkan.

Status kesehatan penumpang yang dinyatakan melalui hasil tes swab antigen atau PCR sudah harus ditunjukkan sebelum masuk areal check in, dan akan diperiksa lagi di tahap selanjutnya.

"Setiap penumpang harus mengunduh aplikasi e-HAC (Indonesia Health Alert Card)," katanya.

Tessa juga menjelaskan, kabin pesawat pun sudah mendapatkan treatment disinfektan.

Bahkan seluruh pesawat Garuda Indonesia sudah mengadopsi teknologi HEPA (High-Efficiency Particulate Air atau penyaringan partikel yang kuat). Sistem itu diklaim dapat menciptakan udara bersih dalam kabin pesawat.

"Kami juga menerapkan jarak antar penumpang, karena bangku tengah (B dan J) kami kosongkan. Dengan begitu, selalu ada jarak antara penumpang," kata Tessa.

Dalam kunjungan itu juga disampaikan bahwa Garuda Indonesia sudah meluncurkan bisnis ekspedisi atau pengantaran barang berbasis aplikasi, yaitu Kirimaja. Aplikasi ini bisa diunduh di Playstore dan App Store.

"Kami, lewat Kirimaja, bisa membantu mengantarkan barang Anda dengan cepat dan tarif yang terjangkau," kata Tessa. (sas)

Penulis: Adi Sasono
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved