Breaking News:

Pesan Kamar di Lokalisasi, Ayah Cabuli Anak Kandung, Sudah Incar Putrinya Sebulan Terakhir

Seorang ayah bejat cabuli anak kandung sendiri di sebuah kamar lokalisasi di Majalengka

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Siti Fatimah
shutterstock
Illustrasi- Seorang ayah bejat cabuli anak kandung sendiri di sebuah kamar lokalisasi di Majalengka 

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Seorang ayah bejat di Kabupaten Majalengka tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/1/2021) di sebuah tempat lokalisasi yang sebelumnya korban dicekoki minuman beralkohol.

Namun, aksi bejatnya itu sebenarnya sudah diawali sejak sebulan terakhir saat peristiwa pencabulan itu terjadi.

Saat itu, pelaku melakukannya di rumah dengan cara meraba-raba tubuh korban.

BEJAT! Seorang Pria di Majalengka Cabuli Anak Kandungnya Sendiri, Cekokkan Alkohol Lebih Dulu

"Jadi, menurut pengakuan pelaku, dirinya sudah melakukan aksi raba-raba tubuh korban di rumahnya saat malam hari. Sejak sebulan terakhir," ujar Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda melalui Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan saat konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (4/2/2021).

Saat melakukan aksi raba-raba, jelas Kasat, pelaku melakukannya saat malam hari, yakni disaat istri pelaku dalam keadaan tertidur.

Namun, aksi paling bejatnya dilancarkan pelaku di sebuah tempat lokalisasi di Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.

"Dengan sebelumnya, anaknya itu dipaksa menemani minum-minuman keras (alkohol) hingga mabuk," ungkapnya.

VIDEO-Diduga Keracunan Tutug Oncom, Ibu dan Anak di Cianjur Meninggal Dunia, Sang Ayah Masih Lemas

Dalam keadaan sama-sama mabuk, pelaku memesan sebuah kamar di tempat lokalisasi di daerah Kecamatan Palasah.

"Pelaku membawa masuk korban ke sebuah kamar dan dalam keadaan mabuk akibat pengaruh alkohol, korban dicabuli dan disetubuhi oleh pelaku," ucapnya.

Puas melakukan aksi bejatnya, pelaku membawa sang anak pulang ke rumah di daerah Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka.

Sebelumnya, ayahnya tersebut sudah mengancam kepada anaknya untuk tidak memberitahukan/melaporkan peristiwa tersebut kepada siapapun.

Empat Orang Tewas di Dalam Bak, Awalnya Ada yang Pingsan, Begini Kronologinya

"Karena korban merasa ketakutan dan trauma kemudian korban melaporkan peristiwa tersebut kepada kakak kandungnya dan kemudian korban dengan diantar kakak kandungnya melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian," jelas dia.

Satreskrim Polres Majalengka langsung melakukan penangkapan di rumahnya di sebuah desa di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka.

Akibat perbuatan pelaku, pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan atau 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Dengan hukuman 15 tahun penjara," kata Siswo.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved