Breaking News:

Pemerintah Akhirnya Batal Sunat Insentif Nakes 50 Persen, IDI: Kalau sampai Nakes Marah Selesai Kita

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bahkan menyebut pemangkasan sebanyak 50 persen itu tidak sepatutnya dilakukan saat kondisi pandemi dan kematian nakes ak

Tribun Jabar/ Cipta Permana
Antrean masuk dan pemeriksaan tekanan darah yang diikuti oleh para tenaga kesehatan sebelum dilakukan penyuntikan vaksin covid-19 di Pintu Utara Sabuga ITB, Kota Bandung, Rabu (3/2/2021). Kementerian Keuangan akhirnya membatalkan rencana pemotongan insentif bagi para tenaga kesehatan (naskes) yang berjibaku menangani pandemi Covid-19. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kementerian Keuangan akhirnya membatalkan rencana pemotongan insentif bagi para tenaga kesehatan (naskes) yang berjibaku menangani pandemi Covid-19.

Sebelumnya insentif nakes akan dipotong sebesar 50 persen.

Namun, kemudian urung setelah mendapat kecaman dan desakan dari sejumlah pihak.

"Saat ini belum ada perubahan kebijakan mengenai insentif. Dengan demikian insentif 2021 ini tetap sama dengan insentif tahun 2020,” kata Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani dalam konferensi pers bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kamis (4/2).

Askolani mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan terus mengalokasikan anggaran untuk mendukung penanganan Covid-19 secara keseluruhan.

"Kami tegaskan bahwa di tahun 2021 ini yang baru berjalan 2 bulan, insentif untuk tenaga kesehatan diberikan tetap sama dengan tahun 2020,” tegas Askolani.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes, drg. Oscar Primadi MPH, mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang berjuang di tengah-tengah pandemi Covid-19 dan sangat menghargai perjuangan mereka.

”Kami (pemerintah) akan menyelesaikan semua kewajiban dan apa yang harus diberikan pemerintah terhadap tenaga kesehatan,” kata Oscar, kemarin.

Rencana pemotongan insentif untuk para nakes tertuang dalam salinan Surat Keputusan (SK) Menteri Keuangan Nomor: S-65/MK.02/2021 soal ketetapan besaran insentif nakes.

SK itu diteken oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tertanggal 1 Februari 2021.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved