Breaking News:

Akses Masuk ke Arab Saudi Ditutup, Pengusaha Travel Umrah di Indramayu hanya Bisa Mengelus Dada

Penangguhan akses masuk ke Arab Saudi mulai berlaku 3 Februari 2021 sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
AFP
ILUSTRASI - Umat Muslim beribadah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Jumat (13/3/2020). Umat Islam bergembira maktab Masjidil Haram kini juga dibuka sehingga umat Islam bisa tawaf. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kabar buruk kembali menghampiri industri travel umrah di Indonesia.

Pasalnya, pemerintah Arab Saudi kembali menangguhkan sementara akses masuk ke negaranya.

Ada 20 negara yang ditangguhkan, salah satunya Indonesia.

Penangguhan tersebut mulai berlaku 3 Februari 2021 sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Adanya kebijakan ini pun membuat para pengusaha travel hanya bisa mengelus dada.

Direktur PT Raudhatul Mutaallimin Kepolo Darul Falah Tour & Travel Indramayu, Ahmad Munsit Abdulillah mengatakan, dengan adanya kebijakan tersebut membuat sebanyak 25 jemaah umrah di travel yang dinaunginya terancam gagal berangkat.

Padahal, para jemaah hanya tinggal menunggu beberapa hari lagi untuk pergi ke tanah suci.

Mereka dijadwalkan berangkat pada 22 Februari 2021 mendatang.

"Info terbaru yang saya terima sekarang Covid-19 di Arab Saudi naik per hari 300 orang, jadi mungkin ini yang terbaik dari pemerintah Arab Saudi untuk menutup sementara," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Jumat (5/2/2021).

Dijodohkan dengan Wirda Mansur, Hasan Anak Syekh Ali Jaber Buka Suara: Insya Allah Dibawa Dalam Doa

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved