VIDEO-Pantau Pengguna Transportasi, 16 CCTV Tersebar di Kota Cimahi, Masih Banyak Pelanggaran

Sedikitnya 16 kamera pemantau atau CCTV tersebar di Kota Cimahi, Jawa Barat hingga, Kamis (4/2/2021).

Penulis: Ery Chandra | Editor: Teguh Kurnia

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sedikitnya 16 kamera pemantau atau CCTV tersebar di Kota Cimahi, Jawa Barat hingga, Kamis (4/2/2021).

Pemantauan tersebut berada di ruang bidang lalu lintas Dinas Perhubungan (Dishub). Tribun Jabar berkesempatan menyaksikan langsung dari dua layar monitor.

Seorang petugas dari Dishub Kota Cimahi, Arman tengah mengecek satu persatu kondisi jalan yang terpasang CCTV. Suara bernada imbauan disampaikan olehnya menggunakan miks.

"Kalau dilihat terbanyak pelanggar di kawasan Melong Raya. Untuk bertugas kadang disini dan turun ke lapangan. 25 orang kami piket pagi, siang dan sore," ujar Arman saat ditemui Tribun, di lokasi.

Sedangkan, Kepala Dishub Kota Cimahi, Hendra Gunawan menyatakan 16 lokasi di Kota Cimahi baru aktif CCTV pada bulan September-Oktober 2020.

"Fungsinya adalah untuk memantau arus lalu lintas dan kemacetan. Persimpangan yang ada di Kota Cimahi, jalan provinsi, jalan kota dan nasional yang sering dilalui pengguna jalan dan transportasi," kata Hendra.

VIDEO-Petugas Perbaikan ATM di Garut Tak Berdaya, Dikeroyok Tukang Parkir karena Masalah Ini

Menurutnya, para anggota yang bertugas keseharian masih banyak menemukan pelanggaran dari pengguna transportasi.

"Biasanya si pengguna transportasi itu banyak belum paham ataupun sudah paham tapi dia seenaknya. Faktor kebiasaan, biasanya berhenti disitu tak sesuai dengan aturan," ujarnya.

Meski dengan jumlah anggota terbatas, dia bilang tujuan dari terpasangnya CCTV selain memberi imbauan. Pihaknya berkeinginan bisa sebagai edukasi dan wadah informasi kepada masyarakat.

VIDEO Aktivitas Stasiun Cimahi Ditengah Pandemi, Diisi Sekitar 50 Persen dari Jumlah Kapasitas Kursi

"Lebih khususnya untuk mengurai kemacetan, dengan ruas badan jalan yang kecil, kapasitas dan kuantitas pengendara semakin banyak ini akan menjadikan suatu crowded," katanya.

Mewakili Dishub, katanya kedepan berkeinginan masyarakat atau pengguna jalan dapat lebih arif dan patuh terhadap aturan yang berlaku.

"Sebelum nanti 2021 akan ada perda tilang elektronik, tempat parkir tak diperbolehkan akan penderekan, lebih hal-hal sanksi," ujarnya.(*)

Penulis: Ery Chandra
Video Editor: Edwin Tk

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved