Breaking News:

Inilah Sejarah Tahun Baru Imlek di Indonesia, Imlek Jadi Hari Libur Berkat Kebijakan Gus Dur

Dilansir dari National Geographic, "Imlek" berasal dari kata "Hokkian" atau dalam bahasa Mandarin disebut Yin Li yang artinya kalender bulan.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sepasang kekasih keturunan Tionghoa menyalakan lilin saat melakukan sembahyang di Vihara Dharma Ramsi, Gang Ibu Aisyah, Jalan Cibadak, Kota Bandung, Jumat (16/2/2018) dinihari. Pada prosesi sembahyang Imlek di vihara itu, 400 lilin berukuran raksasa dinyalakan untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2569 yang jatuh pada 16 Februari 2018. 

TRIBUNJABAR.ID - Sejarah Tahun Baru Imlek tak ada salahnya untuk diketahui, pasalnya tinggal menghitung hari atau tepatnya pada 12 Desember 2021, warga Tionghoa akan merayakan tahun baru tersebut.

Dilansir dari National Geographic, "Imlek" berasal dari kata "Hokkian" atau dalam bahasa Mandarin disebut Yin Li yang artinya kalender bulan.

Sin Cia adalah sebuah perayaan yang dirayakan oleh petani Tiongkok pada yanggal satu di bulan pertama awal tahun baru.

Perayaan ini juga berhubungan erat dengan pesta perayaan musim semi.

Perayaan Imlek dimulai pada 30 bulan ke-12 dan pada tanggal 15 bulan pertama atau bisa disebut dengan istilah "Cap Go Meh".

Kumpulan Ucapan Kata Mutiara Selamat Tahun Baru Imlek 2572, Komplet Ada Huruf dan Bahasa Mandarinnya

Sejarah Imlek di Indonesia

Diambil dari buku Nusa Jawa: Silang Budaya- Warisan Kerajaan-Kerajaan Konsentris (2005) karya Denys Lombart, pada permulaan masehi masyarakat China mulai berimigrasi ke Indonesia, saat itu juga perayaan imlek muncul.

Seorang pendeta yang bernama Fa Hsien kerap kali berlayar dari China menuju India dan sebaliknya. Pada 412, Fa Hsien berlayar dari Sri Lanka tetapi kapalnya diterjang badai.

Lalu Fa Hsien mendarat di Yawadwi yang sekarang bernama Pulau Jawa dalam bahasa Sansekerta.

Budaya China berpengaruh bagi masyarakat Asia Tenggara, khususnya masyarakat Jawa. Hal tersebut berpengaruh pada aspek kebudayaan dan juga kehidupan sehari-hari.

Halaman
123
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved