Breaking News:

Sering Bocor, Herman Suherman Periksa Surat Rapid Tes Antigen Secara Acak di Perbatasan Cianjur

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman kembali menghalau pengendara yang ingin masuk Cianjur tapi tak membawa

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ichsan
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Sering Bocor, Herman Suherman Periksa Surat Rapid Tes Antigen Secara Acak di Perbatasan Cianjur 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Plt Bupati Cianjur Herman Suherman kembali menghalau pengendara yang ingin masuk Cianjur tapi tak membawa surat keterangan rapid tes anti gen sebagai bukti bebas covid-19.

Hal itu dilakukan Herman saat melakukan peninjauan pemeriksaan di perbatasan Cianjur Bogor di kawasan rest area Seger Alam Ciloto Puncak, Rabu (3/2/2021).

"Kami imbau untuk membawa surat keterangan rapid tes anti gen bagi siapapun yang hendak masuk ke Cianjur. Jika tak membawa surat maka kami sediakan pemeriksaan berbayar," ujar Herman.

Herman mengatakan, ia akan terus melakukan pemeriksaan di perbatasan secara acak karena sering bocor.

Dua Maling Hape di Indramayu Ini Apes, Setelah Todongkan Golok lalu Dikejar dan Diamuk Massa

"Banyak yang bilang pagi dan siang dijaga jadinya masuknya malam, makanya sering bocor, ke depannya akan dilakukan secara acak," kata Herman.

Herman mengatakan, ia juga menegur satu rumah makan di kawasan Pacet karena tak memiliki Thermo gun sedangkan pengunjungnya banyak dan duduk berdekatan.

"Makanya kami tadi perintahkan untuk bereskan dulu kursi tempat duduk agar tak berdekatan," katanya.

Herman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cianjur juga menerapkan Peraturan Bupati Cianjur No 6 Tahun 2021 tentang pengenaan sanksi administratif tehadap pelanggaran protokol kesehatan dalam pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru.

Pada kesempatan itu Herman melaunching Peraturan Bupati No 6 Tahun 2021 sebagai ikhitiar dalam menanggulangi penyebaran Covid - 19 di Kabupaten Cianjur.

Konsep Unik The Restaurant bagi Pengunjung Saat Imlek, Tak Boleh Ada yang Beranjak dari Kursi

“Kegiatan ini sebagai sebuah ikhtiar untuk menanggulangi dan sekaligus menangkal peneyebaran Covid - 19 di Kabupaten Cianjur,” kata Herman.

Herman berharap, dengan launchingnya Peraturan Bupati No 6 tahun 2021 tersebut akan mempercepat penanganan dan pemulihan dari pandemi Covid - 19 di Kabupaten Cianjur, dengan mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan pada pencegahan dan penyebaran, penularan Covid - 19 serta ancaman bahaya terhadap kesehatan masyarakat.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved