Breaking News:

Satu Kades di Ciamis Langsung Diberhentikan Setelah Jalani Pelantikan Serentak, Huni LP Kebon Waru

Satu dari 143 kades terpilih hasil Pilkades Serentak di Ciamis tak bisa langsung bekerja seusai dilantik Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, Rabu (3/2).

Tribun Jabar/Andri M Dani
Suasana pelantikan secara serentak kepala desa terpilih di Kabupaten Ciamis, yang dilaksanakan di Stadion Galuh, Rabu (3/2/2021). 

“Usai ditandatangani berita acara penyerahan SK pengangkatan untuk yang bersangkutan, SK tersebut kemudian dicabut dengan diserahkannya surat pemberhentian sementara. Setelah dilantik, langsung diberhentikan sementara," katanya.

Agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan, menurut Hendra, sekdes dari desa tersebut diangkat jadi pelaksana tugas (plt) kades.

“Sampai kasus hukum kades yang dihentikan sementara tersebut inchract,” ujar Hendra.

Hendra mengatakan, acar pelantikan berjalan lancar, tertib, aman  dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Hanya undangan terbatas yang bisa masuk stadion.

“Dari 142 kades terpilih yang dilantik secara langsung di Stadion Galuh tadi semuanya hadir. Tidak ada yang absen, tidak ada yang sakit. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar meski cuaca cukup panas,” katanya.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam sambutannya mengingatkan para kades hasil Pilkades Serentak 2020 yang sudah dilantik untuk mematuhi aturan hukum dan perundang-undangan agar jangan sampai terjerat proses hukum.

ANEH, Orient Riwu Kore Berkewarganegaraan Amerika Serikat Tapi Terpilih Menjadi Bupati di Indonesia

“Bekerjalah dengan baik, laksanakanlah tugas sesuai dengan aturan perundang-undangan agar terhindar dari kasus hukum,” kata Herdiat.

Apalagi desa sekarang mengelola dana yang cukup besar, sehingga harus tertib administrasi. Kades harus patuh dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan sehingga kades tak sampai tersandung kasus hukum.

Pada kesempatan tersebut Bupati Herdiat juga mengingatkan para kades agar lebih giat lagi mengajak masyarakatnya untuk mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.  

Mengingat kasus positif Covid di Ciamis kembali meningkat tajam, sehingga dua hari terakhir Ciamis kembali naik dari zona oranye ke zona merah .

“Kades harus lebih aktif mengingkat warganya untuk mematuhi protokol kesehatan, agar penyebaran covid-19 tidak terus meluas,” ujar Herdiat. (*)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved