Breaking News:

Jembatan Penghubung 2 Desa di Cirebon & Kuningan Ambruk, Warga Harus Memutar 15 KM untuk Menyeberang

Warga yang hendak menyeberang harus memutar 15 kilometer karena jembatan ambruk.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Istimewa
Jembatan ambruk yang menghubungkan Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, dan Desa Kalimati, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, Selasa (2/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jembatan penghubung dua desa di Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan ambruk.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (1/2/2021) malam kira-kira pukul 23.00 WIB.

Jembatan tersebut merupakan penghubung Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, dan Desa Kalimati, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan.

Foto Rumah Lesti Kejora di Kampung, Dulu Hidup Sederhana, Ibu Jualan Mie Ayam, Ini Buktinya

Rintihan Terakhir Kimel, Preman Goceng yang Tewas dengan 50 Luka Tusuk, Tulungan Bos, Meni Tega

Kuwu atau Kepala Desa Karangwuni, Suhada, mengatakan, ambruknya jembatan itu membuat aktivitas warga terganggu.

Sebab, menurut dia, jembatan yang melintang di atas Sungai Cijuray itu merupakan akses utama warga.

"Warga yang mau ke seberang harus memutar jauh," ujar Suhada kepada Tribuncirebon.com, Selasa (2/2/2021) sore.

Ia mengatakan, jalur memutar yang harus ditempuh warga akibat ambruknya jembatan tersebut mencapai 15 kilometer.

Warga Desa Karangwuni yang ingin pergi ke Desa Kalimati maupun sebaliknya harus memutar melewati wilayah Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.

Jembatan yang dibangun sejak 2015 itu menghubungkan Kabupaten Cirebon dan Kuningan secara langsung dan mempersingkat jarak yang harus ditempuh warga.

"Jembatan ini merupakan penghubung yang vital untuk kehidupan masyarakat," kata Suhada.

Kondisi jembatan itu tampak ambruk dan salah satu sisinya patah sehingga tidak bisa dilintasi warga.

Batang bambu terlihat dipasang secara melintang di sisi jembatan agar tidak ada warga yang melintasinya.

Alasan AHY Partai Demokrat Surati Jokowi, Pertemuan Moeldoko Sebut Kode Pak Lurah Mengetahui

Pelatih Persib Bandung Setuju dengan Keputusan PSSI, Sebut Semua Klub Liga 1 dan 2 Pasti Setuju

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved