Breaking News:

Dari 4.040 Tenaga Kesehatan di Kota Sukabumi, Baru 173 yang Telah Divaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Baru sebanyak 173 tenaga kesehatan di Kota Sukabumi yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana.  

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Baru sebanyak 173 tenaga kesehatan di Kota Sukabumi yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Total, ada 4.040 tenaga kesehatan di Kota Sukabumi yang tercatat berhak mendapatkan vaksin.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, menjelaskan, dari sebanyak 3.000 vial vaksin yang diterima beberapa waktu lalu, baru dipakai untuk 173 orang.

"Seratus tujuh puluh tiga nakes tersebut, mereka menjalani vaksinasi di beberapa rumah sakit, 37 di antaranya dilakukan di RS Kartika, RS Secapa Polri 55, Klinik Secapa 25 orang, RSAM mencapai 32, dan sisanya di Dinas Kesehtan Tentara (DKT) 24 orang," kata Wahyu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (31/1/2021).

Pemberian vaksin Sinovac terhadap ratusan nakes tersebut, lanjut dia, prosesnya secara bertahap. Pagi sebanyak 20 orang serta sore 20 orang.

"Sebanyak 173 nakes yang telah diberikan vaksin itu akan kembali diberikan dosis kedua setelah 14 hari pasca-vaksinasi pertama. Akan dilakukan di tempat yang sama juga," jelas Wahyu Handriana.

Victor Igbonefo Dukung Turnamen Pramusim Menjelang Bergulirnya Liga 1 2021, Ini Manfaatnya

Mampukah Aldebaran Pertahankan Andin yang Sudah Ajukan Cerai, Sinopsis Ikatan Cinta Malam Ini

Wahyu menyebutkan, target vaksinasi terhadap nakes dan tenaga penunjang di lingkunangan kesehatan di Kota Sukabumi itu mencapai sebanyak 4.040 orang.

Namun dari target itu masih terdapat ribun nakes yang belum terdata.

Jadwal Lengkap Pertandingan Bola Malam Ini, Disiarkan Mola TV, BeIN Sports, RCTI, hingga Net TV

Teddy Sudah Bertemu Rizky Febian Tapi Belum Mau Sepakat, Kebutuhan Anaknya Harus Dipenuhi?

"Pendataan terus kita lakukan, dan kita akan menunggu data yang akan diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kemenkes, dan nantinya bila datanya sudah masuk akan bisa untuk divaksin," ucapnya

Selain nakes, juga ada 20 orang pejabat, ketua orangnisasi profesi kesehatan, dan tokoh masyarakat yang divaksin. (*)

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved