Breaking News:

Rumah Mak Enjun di Ciamis Kebakaran, Warga Baru Selesai Jumatan Ramai-ramai Memadamkan

Rumah panggung yang dihuni Mak Enjun (77) seorang diri, ludes dilalap si jago merah, Jumat (29/1/2021) pukul 12.30.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Istimewa/Dok FK Tagana Ciamis
Rumah panggung yang dihuni Mak Enjun (77) di Dusun Cibeureum RT 19/RW 07  Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri, Ciamis, kebakaran, Jumat (29/1/2021) pukul 12.30. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Rumah panggung yang dihuni Mak Enjun (77) seorang diri, ludes dilalap si jago merah, Jumat (29/1/2021) pukul 12.30.

Rumah itu terletak di Dusun Cibeureum RT 19/RW 07  Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri, Ciamis.

Amuk kobaran api sempat membuat warga sekitarpanik, mengingat rumah Mak Enjun yang terbakar tersebut berada di pemukiman warga.

Warga yang baru selesai menunaikan salat Jumat langsung berdatangan ke lokasi kejadian.

Video Asap Muncul dari Dalam Tanah Viral, Ternyata di Ciherang Kuningan, Ini Penyebabnya

Mereka mencoba memadamkan api yang tengah melalap rumah Mak Enjun dengan peralatan seadanya.

Warga pun ramai-ramai meruntuhkan rumah korban yang sedang diamuk si jago merah tersebut agar kobaran tidak merembet ke rumah lainnya yang berdekatan dengan rumah korban.

INNALILLAHI, Wabup Bandung Barat Hengky Kurniawan Berduka, Orang Tercinta Meninggal Akibat Covid

Warga berhasil memadamkan api, namun rumah panggung Mak Enjun yang berdinding bilik dan papan tersebut sudah terlanjur gosong beserta isinya.

“Korban selamat. Korban sekarang terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya yang terdekat,” ujar Ketua Forum Koordinasi (FK) Tagana Ciamis, Ade Waluya, kepada Tribun, Jumat (29/1/2021).

Amuk api yang telah meludeskan rumah Mak Enjun tersebut diduga berasal dari hubungan arus pendek (korsleting listrik).

Perasaan Kepala SMK 2 Padang Saat Diancam Mendikbud Nadiem Makarim soal Siswi Nonmuslim Berhijab

Waktu kejadian, korban sedang berada di dalam rumah panggung tersebut.

Tiba-tiba asap mengepul dalam rumah.

Korban pun langsung keluar rumah menyelamatkan diri.

“Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp 50 juta. Dibutuhkan bantuan terpal, pakaian, alat mandi, alat masak,” ungkap Ade Waluya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved