Breaking News:

Di Kegelapan Malam, Keluarga Harus Angkut Peti Jenazah Covid-19, Pemikul Mogok, Jas Hujan Jadi APD

Di tengah gelapnya malam dan jalan licin, keluarga terpaksa mengangkut jenazah Covid-19.

tribunjabar/mega nugraha
Keluarga terpaksa membeli APD untuk mengangkut jenazah anggota keluarganya korban Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perjuangan keras harus dilakukan keluarga jenazah Covid-19 di Kota Bandung.

Mereka harus memikul sendiri peti jenazah keluarga mereka dari ambulans ke liang lahat di TPU Cikadut.

Ini karena tim pikul jenazah yang biasanya beroperasi di TPU Cikadut mogok kerja.

Alasan Anak Gugat Ibu Kandung di Kendal, Kuasa Hukum Bilang Bukan Durhaka, Ramisah Sedih Dimaki Anak

Ditolak Jadi Pacar, Pemuda di Karawang Kalap, Bunuh ABG 15 Tahun, Ditemukan di Parit Tak Bercelana

Pemandangan keluarga yang harus memikul peti jenazah ini terlihat hingga Rabu (27/1/2021) malam.

Keluarga harus berjibaku melalui jalan yang licin di tengah kegelapan malam.

Hingga semalam, sekitar pukul 22.00, ada lima jenazah Covid-19 yang dimakamkan di TPU Cikadut, Kota Bandung.

Tiga korban Covid-19 dimakamkan siang hari, sementara dua jenazah lainnya di malam hari, yakni sekitar pukul 18.30 dan pukul 20.00.

Keluarga kebingungan mengangkut jenazah dari ambulans ke liang lahat karena para pemuda yang biasa memikul sedang mogok kerja sebagai bentuk protes kepada Pemkot Bandung.

Sebelum Magrib, terlihat ambulans datang.

Halaman
1234
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved