Breaking News:

BMKG Terus Pantau Aktivitas Sesar Lembang Seusai Gempa di Jawa Barat, Begini Kondisinya Sejak 2012

BMKG memonitor aktivitas di Sesar Lembang dari serangkaian gempa yang terjadi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Gunung Batu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang menjadi jalur Sesar Lembang. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memonitor aktivitas di Sesar Lembang dari serangkaian gempa yang terjadi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Aktivitas gempa yang terjadi di Jawa Barat sepanjang awal tahun 2021 tercatat dari data BMKG per tanggal 1 Januari sampai 25 Januari sebanyak 79 kali.

"Sampai 25 Januari 2021, ada 79 gempa bumi, empat di antaranya dirasakan di Sukabumi, Pangandaran, dan dua kali gempa Banten," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Bandung, Rasmid, saat dihubungi, Rabu (27/1/2021).

Adanya aktivitas gempa bumi di Jawa Barat, BMKG pun meminta masyarakat untuk selalu meningkatan kewaspadaan terhadap Sesar Lembang ini yang merupakan satu di antara sesar aktif di Jawa Barat.

"Kondisi Sesar Lembang yang menyatakan ada pemberitaan Sesar Lembang gempa terjadi 2021 itu salah. Monitoring dari data jaringan seismograf kami (BMKG) pada tahun 2010 sampai tahun 2012 ada aktivitas 14 kali gempa bumi kecil di bawah 3 magnitudo," ungkap Rasmid.

Pencari Ikan di Ciamis Tewas Tenggelam, Terseret Arus Kali Apur Saat Akan Ambil Bola Voli

Derita Marisah, Digugat Anak Sendiri dengan Alasan Pernah Dikirimi Uang, Padahal untuk Biayai Cucu

Rasmid menjelaskan dari tahun 2012 hingga sekarang, dari data seismografnya tidak ada aktivitas gempa.

Terakhir tercatat ada gempa di Kampung Muril, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Agustus 2011.

"Dari tahun 2012 sampai sekarang dari seismograf tidak ada aktivitas gempa. Sampai saat ini gempa bumi tidak bisa diprediksi kapan terjadinya. Sesar Lembang dari tahun 2012 sampai sekarang lagi tenang, lagi masa pengumpulan energi, tapi belum bisa diprediksi, kapan dilepaskan. Belum bisa diprediksi," ucapnya.

Maka dari itu, pihaknya terus memonitor aktivitas jika sewaktu-waktu ada peningkatan status Sesar Lembang aktif.

Halaman
12
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved