Breaking News:

Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Indramayu Naik di Tahun 2020, Ini Tanggapan Dinsos

Kabupaten Indramayu menjadi salah satu daerah yang mengalami kenaikan angka kemiskinan atau Indeks Kedalaman Kemiskinan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Dinsos Kabupaten Indramayu, Selasa (26/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kabupaten Indramayu menjadi salah satu daerah yang mengalami kenaikan angka kemiskinan atau Indeks Kedalaman Kemiskinan.

Hal tersebut terungkap berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat.

Kabupaten Indramayu mengalami peningkatan menjadi 2,18 pada 2020, padahal pada 2019 sempat turun menjadi 1,66 dari 2,23 pada 2018. 

Baca juga: 10 Pejabat Ini Akan Divaksin Covid-19 Pertama Kali, Kadinkes Kabupaten Cirebon: Termasuk Saya

Menanggapi hal tersebut, Kabid Perlindungan Dan Jaminan Sosisal Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu, Boy Billy Prima mengatakan, pandemi Covid-19 memang cukup berpengaruh.

Tidak sedikit masyarakat yang terpukul ekonominya akibat pandemi yang tak kunjung mereda.

"Memang perlu diakui, pandemi ini cukup berpengaruh," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Selasa (26/1/2021).

Disampaikan Boy Billy Prima, pihaknya pun terus berupaya agar angka kemiskinan di Kabupaten Indramayu bisa terus ditekan melalui berbagai program, salah satunya melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Hingga saat ini tercatat ada sekitar 79 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Sebelum Sukses Natasha Wilona Pernah Hidup Susah Tinggal di Gubuk Reyot, Baju pun Turun Temurun

Dalam hal ini, Boy Billy Prima mengakui, bantuan PKH yang diberikan kepada KPM secara logika memang tidak mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved