Breaking News:

Kabupaten Bandung Akan Gelar Rapid Test Antigen Kolosal, Targetnya 20 Ribu Warga

Rapid test antigen akan dilaksanakan serentak di Kabupaten Bandung. Targetnya sekitar 20 ribu orang.

Istimewa
Petugas mengambil sampel untuk rapid test antigen kepada calon penumpang di Stasiun Jatibarang Indramayu, Jumat (25/12/2020). Pemerintah Kabupaten Bandung akan melaksanakan rapid test antigen massal pada Senin (1/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rapid test antigen akan dilaksanakan serentak di Kabupaten Bandung. Targetnya sekitar 20 ribu orang.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi dan memutus penyebaran Covid-19.

Bupati Bandung, Dadang M Naser, mengatakan, pihaknya akan terus mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung.

Apalagi ada wilayah di Kabupaten Bandung yang ditetapkan berstatus adaptasi kebiasaan baru (AKB) khusus.

"Di kecamatan tertentu kami topang kegiatan berbeda, terutama perbatasan dengan Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat," ujar Dadang di Soreang, Selasa (26/1/2021). 

Menurut Dadang, repid test antigen massal itu akan dilaksanakan di berbagai kecamatan pada Senin (1/2/2021).

Cerita Bek Persib Bandung Victor Igbonefo Saat Mengadang Robin van Persie dan Arjen Robben

Transpuan Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Kota Bandung, Ini Hasil Olah TKP Polisi

"Rapid antigen ini untuk mendeteksi adanya orang tanpa gejala," kata Dadang.

Dadang menjelaskan, siapa saja bisa jadi OTG karena sering bertemu orang dan Covid itu menyebar di mana-mana tanpa terlihat.

"Supaya terjaga dan tidak terjadi sebaran kita akan melakukan rapid antigen secara kolosal, per hari Senin. Maupun yang sudah berjalan di lapangan tenis (Pemda Bandung)," kata dia. 

INI Daftar 105 Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 di Jawa Barat, Ada Alamat dan Nomor Teleponnya

Vicky Belum Sepenuhnya Insyaf, sang Gladiator Ternyata Mendekati Nita Thalia Padahal Mau Nikah

Dadang mengungkapkan, Senin depan akan dilakukan di Dome Sabilulungan Sorenag, sampai tingkat kecamatan.

"Target bisa sampai 20 ribu orang, dan bisa lebih, 10 persen dari jumlah penduduk (Kabupaten Bandung). Kami pun akan menyiapkan alat rapid antigennya," ucapnya. (*)

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved