Breaking News:

EKSKLUSIF Mantan Ajudan Presiden Sukarno Bicara Jokowi yang Dia Kenal Sejak Jadi Wali Kota, Berubah?

Kalau tidak ada modal, pasti kalah. Tanpa modal Rp 5 miliar ke atas pasti kalah.

EKSKLUSIF Mantan Ajudan Presiden Sukarno Bicara Jokowi yang Dia Kenal Sejak Jadi Wali Kota, Berubah?
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Calon Gubernur, Joko Widodo (kiri), dan calon Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (kanan), ketika debat calon gubernur dan wakil gubernur di Jakarta, Minggu (16/9/2012).

TRIBUNJABAR.ID, JAAKARTA - SIDARTO Danusubroto (85), mantan Ketua MPR yang kini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) meyakini pada 2021 ini kondisi perekonomian Indonesia makin membaik dan sejumlah investor besar, di antaranya produsen mobil listrik, telah masuk ke Indonesia.

Ia juga memuji langkah berani Presiden Jokowi mengusulkan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Pol Idham Azis.

Berikut ini lanjutan petikan wawancara ekslusif Tribun Network dengan mantan Ketua MPR tersebut.

Sidarto pernah meniti karier di Polri, terakhir menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat periode 1988 - 1991.

Sebelumnya ia menjabat Kapolda Sumbagsel pada 1986-1988.

Berikut petikan wawancara eksklusif bersama Sidarto Danusubroto:

Anda seorang purnawirawan perwira tinggi (Inspektur Jenderal) Polri. DPR meloloskan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Idham Azis. Bagaimana komentar Anda?

Pada masa lalu Polri pernah dipimpin oleh seorang beragama Nasrani yaitu Pak Widodo Budidarmo.

Waktu beliau Kapolri, saya Kadispen (Kepala Dinas Penerangan) Polri. Sekarang Pak Listyo Sigit juga Nasrani.

Ini saya tangkap sebagai suatu sikap Presiden bahwa negara kita adalah negara yang pro-keberagaman, pro-kebhinekaan.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved