Breaking News:

Satpol PP Kabupaten Cirebon Tindak 62 Pelaku Usaha yang Melanggar Ketentuan PPKM

Puluhan pelaku usaha itu terjaring operasi pendisiplinan selama masa PPKM yang berlangsung sejak 11 - 25 Januari 2021.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kiri), saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (10/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Satpol PP Kabupaten Cirebon menindak puluhan pelaku usaha yang kedapatan melanggar ketentuan PPKM.

Puluhan pelaku usaha itu terjaring operasi pendisiplinan selama masa PPKM yang berlangsung sejak 11 - 25 Januari 2021.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, selama kurun waktu tersebut terdapat 62 pelaku usaha yang melanggar.

Menurut dia, mereka langsung diberi sanksi teguran lisan maupun tertulis, denda, dan penutupan sementara.

"Ada 62 pelaku usaha yang tindak Satpol PP selama PPKM di Kabupaten Cirebon," ujar Imron Rosyadi saat ditemui usai monitoring dan evaluasi PPKM bersama Forkopimda Kabupaten Cirebon di Pasar Celancang, Kabupaten Cirebon, Senin (25/1/2021).

Ia mengatakan, Satpol PP juga berhasil mengumpulkan Rp 7,5 juta dari sanksi denda pelaku usaha yang kedapatan melanggar aturan PPKM dan langsung disetor ke kas daerah.

Adapun bentuk pelanggaran yang dilakukan puluhan pelaku usaha tersebut di antaranya mengenai pembatasan jam operasional, pembatasan jumlah pengunjung, pengaturan tempat duduk, dan lainnya.

Baca juga: Soal Harta Syekh Ali Jaber yang Ditinggalkan, Keluarga Beri Klarifikasi, Adik Syekh Ungkap Faktanya

Selain itu, terdapat dua tempat usaha yang ditutup sementara karena pelanggaran yang dilakukannya tergolong cukup berat.

Yakni, belum menyediakan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan, misalnya wastafel dan hand sanitizer.

Karenanya, pihaknya meminta para pelaku usaha untuk lebih mematuhi aturan pada PPKM tahap kedua yang berlangsung mulai 26 Januari - 8 Februari 2021.

"Ini harus menjadi catatan, pada PPKM tahap dua jangan ada lagi pelaku usaha yang melanggar," kata Imron Rosyadi.

Imron menyampaikan, selama PPKM tahap pertama juga masih ditemukan masyarakat yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Ia berharap, hal semacam itu tidak lagi ditemukan saat berlangsungnya PPKM tahap dua di Kabupaten Cirebon.

"Kami mohon protokol kesehatan ini selalu dijaga untuk melindungi diri dan keluarga," ujar Imron Rosyadi.

Baca juga: Ayu Ting Ting-Adit Jayusman Bakal Nikah Februari? Baju Pengantin Pria Sudah Siap, Begini Konsepnya

Baca juga: Masjid Islamic Center Indramayu Disidak DPR RI, Imbas 2 Tragedi Ambruk, Padahal Anggaran Rp 122 M

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved