Breaking News:

Misi Penyelamatan Saung Udjo, DPRD Kota Bandung Akan Gelar Pembahasan dengan Disbudpar

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nenden Sukaesih, menyayangkan bila perjalanan Saung Angklung Udjo (SAU) berakhir karena pandemi virus corona.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
TRIBUN JABAR / LAISA KHOERUN NISSA
Para penonton acara Angklung Pride 2014 di Saung Angklung Udjo diajak memainkan angklung bersama-sama, Minggu (16/11/2014). Kini, di tengah pandemi virus corona, Saung Udjo di ambang kebangkrutan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nenden Sukaesih, menyayangkan bila perjalanan Saung Angklung Udjo (SAU) berakhir karena pandemi virus corona. Apalagi, Saung Udjo selama ini dikenal sebagai destinasi wisata edukasi budaya Jawa Barat

Terlebih, selama ini ratusan seniman menggantungkan mata pencaharian dan kehidupan keluarganya dari sarana yang dibangun sejak tahun 1966 tersebut.

Saung Angklung Udjo dikabarkan berada di ambang kebangkrutan.

Tak ada pemasukan hampir setahun ini seiring diterapkannya berbagai regulasi di tengah pandemi virus corona

"Hal ini membuktikan bahwa dampak pandemi Covid-19 ini, terjadi bukan hanya faktor kesehatan dan ekonomi masyarakat, tapi juga semua lini kehidupan. Maka dari itu, kami meminta Pemerintah Kota Bandung dan Pemprov Jawa Barat untuk bergerak cepat mencari solusi dari masalah ini," ujar Nenden Sukaesih saat dihubungi melalui telepon, Senin (25/1/2021).

Nenden menuturkan, dalam rangka menyelamatkan SAU, pihaknya akan segera menggelar pembahasan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung dalam waktu dekat. Sebab, Disbudpar Bandung selaku leading sector dari setiap destinasi wisata di Kota Bandung.

Apalagi sebagaimana diketahui bersama, perjuangan Saung Angklung Udjo untuk bertahan hingga ada sampai sekarang tak mudah.

“Selama ini pendapatan mereka (para seniman) ini dapat uang dari tamu (wisatawan) yang datang, ini yang harus dibicarakan serius. Ini yang akan menjadi pembahasan kami dalam rapat dengan Disbudpar, bagaimana bantuan yang tepat untuk disampaikan pada para seniman atau para pelaku seni yang ada di Kota Bandung,” ucapnya.

Nenden kembali menegaskan, upaya penyelamatan ini perlu dan harus di lakukan melalui kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak.

Sehingga, dalan pembahasan nanti, solusi dan penyaluran bantuan dapat tepat sasaran. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved