Breaking News:

Kasus Money Politics pada Pilkada Pangandaran Terbukti, 3 Terdakwa Dihukum Percobaan 12 Bulan

Kasus dugaan politik uang (money politics) pada Pilkada Pangandaran 2020 terbukti.

Istimewa
Majelis hakim perkara dugaan money politics Pilkada Pangandaran menyatakan tiga orang terdakwa terbukti bersalah pada sidang putusan, Senin (25/1/2021). 

Terdakwa Tohidin, setelah menyerahkan daftar hadir, menerima sebanyak 70 amplop dari seseorang yang datang ke lokasi silaturahmi menggunakan mobil putih.

“Pada beberapa kali sidang keberadaan mobil putih tersebut masih tetap misteri. Tetap tidak diketahui identitas mobil dan keberadaan penumpangnya. Pada kasus money politics ini baru sampai tiga orang terdakwa yang membagikan amplop berisi uang. Belum menyentuh pihak yang menyediakan uang,” ujar Kukun Abdul Syakur Munawar dari PBH Pro Bono Center, Peradi, penasihat hukum terdakwa Tohidin, seusai sidang putusan perkara money politics Pilkada Pangandaran, Senin (25/1) siang.

Terdakwa Tohidin yang sehari-hari menjabat sebagai ketua RT di Dusun Purwasari tersebut menurut Kunkun, seperti halnya dua terdakwa lainnya yakni Nina dan Yanto, sudah divonis dengan hukuman percobaan 12 bulan penjara serta denda Rp 100 juta.

Atas putusan majelis hakim tersebut, menurut Kunkun, pihaknya belum menyatakan menerima atau naik banding.

“Masih ada waktu tiga hari untuk pikir-pikir, menerima putusan majelis atau banding,” katanya.

Terdakwa Tohidin, Nina dan Yanto oleh majelis hakim PN Ciamis, Senin (25/1) siang dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana (percobaan) 12 bulan penjara berikut denda Rp 100 juta.

Tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) atas ketiga terdakwa perkara money politics Pilkada Pangandaran tersebut yang dibacakan jaksa M Heris Priyadi, Valentino HP Manurung, dan Fitri Jayanti Eka Putri pada sidang sebelumnya yakni hukuman 36 bulan penjara serta denda Rp 200 juta. (*)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved