Breaking News:

Kasus Money Politics pada Pilkada Pangandaran Terbukti, 3 Terdakwa Dihukum Percobaan 12 Bulan

Kasus dugaan politik uang (money politics) pada Pilkada Pangandaran 2020 terbukti.

Istimewa
Majelis hakim perkara dugaan money politics Pilkada Pangandaran menyatakan tiga orang terdakwa terbukti bersalah pada sidang putusan, Senin (25/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Kasus dugaan politik uang (money politics) pada Pilkada Pangandaran 2020 terbukti.

Majelis Hakim PN Ciamis yang diketuai Tri Wahyudi Nugraha dan hakim anggota Lanora Siregar serta Indra Muharam menyatakan tiga terdakwa terbukti bersalah pada sidang yang berlangsung Senin (25/1/2021) siang.

Ketiganya adalah Yanto, Nina Miati, dan Tohidin.

Ketiga pelaku politik uang tersebut dijatuhi pidana 12 bulan penjara, serta denda Rp 100 juta subsidier satu bulan kurungan, dengan masa percobaan selama satu tahun.

Ketiga terdakwa terbukti membagi-bagikan 70 amplop berisi uang masing-masing Rp 52 ribu kepada warga seusai kegiatan silaturahmi. Acara yang dihadiri calon bupati Pangandaran nomor urut 2, Adang Hadari dan dua orang tim kampanye terjadi di rumah seorang warga di Dusun Purwasari Desa Paledah Kecamatan Padaherang Pangandaran, Jumat (4/12/2020) menjelang tengah malam.  

Atas putusan majelis hakim tersebut, menurut anggota majelis hakim yang juga Humas PN Ciamis, Indra Muharam, ketiga terdakwa tidak perlu menjalaninya selama masa percobaan satu tahun.

“Dengan syarat terdakwa berkelakuan baik dan tidak melakukan tindak pidana selama masa percobaan satu tahun,” ujar Indra Muharram, anggota majelis hakim yang juga Humas PN Ciamis, kepada sejumlah wartawan seusai sidang, Senin (25/1/2021).

Sidang hari terakhir perkara dugaan money politics Pilkada Pangandaran pada Senin (25/1) siang dimulai pukul 11.00 sampai pukul 13.00 untuk mendengarkan keputusan majelis hakim.

Menurut Indra Muharam, bila selama masa percobaan setahun tersebut terdakwa melakukan perbuatan pidana, terdakwa harus menjalani hukuman penjara selama setahun dan membayar denda Rp 100 juta.

Halaman
123
Penulis: Andri M Dani
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved