Saung Angklung Udjo Ikut Terdampak Covid-19, Ini Solusi dari Pemkot Bandung

Pemerintah Kota Bandung menyarankan Saung Angklung Udjo melakukan banyak inovasi agar mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, mengatakan, Pemkot Bandung tidak bisa memberikan banyak bantuan, apalagi berupa pendanaan untuk Saung Angklung Udjo. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menyarankan Saung Angklung Udjo melakukan banyak inovasi agar mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, mengatakan, Pemkot Bandung tidak bisa memberikan banyak bantuan, apalagi berupa pendanaan untuk Saung Angklung Udjo.

"Untuk bantuan pendanaan Disbudpar enggak punya dana," ujar Kenny saat dihubungi, Minggu (25/1/2021).

Baca juga: Petani Jahe di Langkaplancar Pangandaran, Panen Lebih Awal daripada Busuk akibat Cuaca Ekstrem

Baca juga: Susah Payah jadi Pemulung untuk Biayai Anak Kuliah, Sang Anak Malah Membunuh Bayinya Sendiri

Menurut Kenny, pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan Saung Angklung Udjo, sektor industri pariwisata lainnya pun turut terdampak.

"Taman lalu lintas saat ini juga tidak bisa buka. Pasar baru destinasi wisata juga sudah 60 persen kena dampak. Sama, Saung Angklung Udjo pengunjung sedikit."

"Kuncinya adalah bersabar dan syukuri segala sesuatu karena semua titipan," katanya.

Kenny menyarankan agar pengelola industri pariwisata membuat sejumlah langkah baru yang inovatif untuk tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

"Kita enggak tahu kapan berakhir Covid-19. Vaksin satu upaya. Makanya kita berinovasi karena sesuatu enggak pasti, move on terus berinovasi. Saya tahu yang dirasakan Saung Angklung Udjo," ucapnya.

Pembalap Tim Repsol Honda Marc Marquez ketika berkunjung ke Saung Angklung Udjo di Padasuka, Minggu (10/2/2019).
Pembalap Tim Repsol Honda Marc Marquez ketika berkunjung ke Saung Angklung Udjo di Padasuka, Minggu (10/2/2019). (kemal setia permana/tribun jabar)

Disbudpar, kata dia, tengah mendata sejumlah sektor pariwisata dan kebudayaan lainnya yang kini sangat terdampak.

Selain itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan satgas penanganan Covid-19 tingkat Provinsi dan Kementerian.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Disparbud Jabar dan Kemenpar, DPR. Intinya adalah mudah-mudahan untuk bantuan dampak ke industri pariwisata bisa ditambah, selain hotel dan restoran, juga objek wisata," katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Saung Angklung Udjo, Taufik Hidayat Udjo, mengatakan, kebijakan pembatasan aktivitas kegiatan masyarakat oleh pemerintah membuat agenda rutin pertunjukan dan produksi angklung pun ikut dihentikan.

Sebab, kata dia, semua kegiatan pertunjukan di Saung Angklung Udjo mengundang dan melibatkan jumlah massa yang relatif besar atau mengundang kerumunan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved