Breaking News:

Diurus Sejak 20 Tahun Lalu, Tanaman Hias Raksasa Milik Warga Parongpong Ini Ditawar Rp 20 Juta

Tike mengaku sudah banyak yang menawar tanaman hiasnya itu dengan harga fantastis. Bahkan hingga Rp 20 juta per tangkainya

Tribun Jabar/ Syarif Pulloh Anwari
tanaman hias raksasa milik Tike 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Mengoleksi tanaman hias menjadi hobi baru yang berkembang saat ini saat pendemi Covid-19. Salah satu tanaman hias yang viral dan tak kalah populer adalah jenis philodendron.

Philodendron melanochrysum adalah spesies tanaman berbunga dalam famili Araceae, endemik di kaki bukit Andes yang basah di Kolombia.

Tanaman ini banyak dibudidayakan di tempat lain sebagai tanaman hias

Salah satu penghobi tanaman asal Parongpong, Kabupaten Bandung Barat bernama Tike (40) telah menanam tumbuhan hias satu ini sudah 20 tahun lamanya.

Kini tanaman yang ia rawat itu tumbuh dengan ukuran yang tak biasa, karena tanaman Philodendron melanochrysum atau yang disebut Milano ini memiliki ukuran tak lazim. Yakni memiliki tinggi kurang lebih 4 meter dan lebar daun memiliki ukuran 1 meter 20 centimeter.

"Tanaman ini sudah ada sejak anak saya lahir, kini anak saya sudah kuliah, dan ukurannya gede, " ujar Tike kepada Tribun Jabar, Minggu (24/1/2021).

Tike mengaku saat dirinya menanam tanaman Milano ini dari bibit hanya ditanam di pot biasa.

Baca juga: Ridwan Kamil Resmikan Alun-alun Paamprokan Pangandaran, Doakan Bupati dan Wakil Bupati

Namun seiringnya waktu tanamannya itu sudah mulai tumbuh dengan ukuran raksasa.

"Ya saya pindahkan sekarang di pohon, karena kalau di pot gak bisa, terus ini tumbuh semakin besar, " ujarnya.

Tike mengaku sudah banyak yang menawar tanaman hiasnya itu dengan harga fantastis. Terakhir ada kolektor tanaman hias yang datang ke rumahnya ditawar dengan harga Rp 20 juta, per satu tangkainya.

"Yang nawar banyak ada yang dari Cianjur, Cirebon, dan Bogor, terus saya sempat ada perawakan preman yang datang ke rumah untuk membeli tanaman ini, " ungkapnya.

Tike mengatakan kini dirumahnya hanya menyisakan 10 daun tanaman Milano yang total memiliki 15 daun.

"Sisanya tinggal 10, lima lagi sudah menguning, " ujarnya.

Baca juga: Saat Berenang ke Tepi Situ Ciwideng, Hilman Alami Kram dan Tenggelam, Tubuhnya Belum Ditemukan

Baca juga: 25 Kata-kata Motivasi untuk Menambah Semangat Jalani Aktivitas di Hari Senin, Bagikan di Medsos

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved