Breaking News:

Menangkan Pilkada, Sahrul Gunawan Belum Bisa Ditetapkan Jadi Wakil Bupati Bandung, Terganjal Hal Ini

Pasangan Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan belum dapat ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Bandung

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Pasangan Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan belum dapat ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Bandung 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pasangan nomor urut 3, Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan, di Kabupaten Bandung, berhasil meraih suara terbanyak di Pilkada Bandung 2020.

Terlebih raihan suara Dadang Sahrul Gunawan, jauh berbeda dengan pasangan calon lainnya.

Menurut hasil penghitungan KPU Kabupaten Bandung, Selasa (15/12/2020), pasangan nomor urut 3 yang diusung PKB, PKS, Demokrat, dan Nasdem, ini berhasil meraih 928.902 suara.

Baca juga: Rekam Jejak Irjen Wahyu Hadiningrat, Polisi Kelahiran Bandung Calon Kabareskrim Ganti Komjen Listyo

Sedangkan pasangan nomor urut 1, Kurnia Agustina dan Usman Sayogi yang diusung partai Golkar dan Gerindra berhasil meraih 511.413 suara.

Adapun pasangan nomor urut 2,  Yena Iskandar Masoem dan Atep, yang diusung PDIP dan PAN memperoleh 217.780 suara.

Baca juga: Tiga Orangtua Digugat Anak, Selain Kakek Koswara Ada Dewi Firdauz, Dia Juga Bukan Orang Sembarangan

Dengan perolehan suara ini seharusnya Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan sudah dipastikan ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bandung.

Bahkan Dadang Supriatna dan Sahrul belum ditetapkan sebagai pemenang, sebab ada gugatan dari pasangan nomor 1, Kurnia Agustina dan Usman Sayogi kepada KPU yang diregister oleh Mahkamah Konstitusi.

Baca juga: Viral Karangan Bunga Selamat Menikmati Uang Haram di Pernikahan, Penyelenggara Akhirnya Buka Suara

Salah satu poinnya, terkait visi misi pasangan Dadang Sahrul.

"Pertandingan kemarin 3 pasangan calon, harusnya yang menggugat dua-duanya dong," kata ketua tim pemenagan pasangan Bedas, Cucun Syamsurizal, saat dihubungi tribun jabar, Juamat (22/1/2021).

Baca juga: Enggan Bayar Sewa Dari 2009, Pemilik Tanah Kesal, Pengontrak Tolak Uang 100 Juta, Bangunan Dibongkar

Cucun mengaku, pihaknya  menghormati upaya hukum yang dilakukan mereka (pasangan calon nomor 1).

"Kita menghormati juga upaya hukum yang dilakukan mereka, tapi ya satu catatan, ada satu hal tidak kenegarawan, tidak legowo. Mending selisihnya hanya 10 ribu, ini selisihnya sekitar 420 ribu," kata Cucun.

Baca juga: Ayah Pukul Anak 14 Tahun, Pakai Gagang Sapu Hingga Patah, Gara-gara Pinjam Motor, Pengen Jemput Ibu

Cucun mengungkapkan, yang namanya demokrasi itu dari awal  sudah deklarasi siap kalah siap menang. 

"Ada satu mekanisme tahapan upaya hukum kami memahami, untuk itu. tapi harusnya memberikan contoh kepada rakyat, bahwa demokrasi itu harus betul-betul dijungjung tinggi, ada kalah ada menang," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved