Tak Hanya Kisah Romantis, Ini Kumpulan Kisah Pilu di Hari Valentine, Kisah Cinta Berakhir Tragis

Tidak hanya momen romantis yang terjadi di Hari Valentine, ada juga kisah pilu yang terjadi di hari kasih sayang itu.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Pixabay
ilustrasi Hari Valentine 

TRIBUNJABAR.ID -  Tidak hanya momen romantis yang terjadi di Hari Valentine, ada juga kisah pilu yang terjadi di hari kasih sayang itu.

Jika dalam bayangan Anda pada 14 Februari selalu ada momen romantis, ternyata tidak berlaku bagi kisah-kisah berikut ini.

Ada sejumlah kisah pilu percintaan yang berujung tragis dari pasangan-pasangan ini, bahkan berakhir pada kematian.

Diolah Tribun Jabar dari berbagai sumber, berikut percintaan yang bernasib tragis pada Hari Valentine.

1. Menembak Sang Kekasih

Kisah cinta yang berakhir tragis terjadi pada seorang atlet ternama paralimpik, Oscar Pistorius.

Kekasihnya, Reeva Steenkamp meninggal karena ditembak di rumahnya.

Kejadian ini terjadi pada Hari Valentine 2013.

Ia diketahui menembak kekasihnya empat kali saat berada di kamar mandi rumahnya.

Download GIF Hari Valentine 2020, Gambar, dan Puisi Romantis, Kirim ke Istri, Pacar atau Gebetan

Kejadian itu pun membawa sang atlet ke tersangkut masalah hukum.

2. Sepasang Kekasih Sehidup Semati

Kisah tragis lain terjadi pada pasangan kekasih, Mitu Molla dan Sound Sheikh.

Dilansir Tribun Jabar dari Bangka Pos, Hari Valentine mereka berujung pada aksi nekat, pada 2012.

Keduanya terjun dari pemancar sinyal di Bangladesh.

Ilustrasi hari Valentine.
Ilustrasi hari Valentine. (Pixabay.com)

Keduanya ditemukan dalam keadaan tangan yang terikat sebuah syal.

Aksi bunuh diri itu disebut dilakukan agar terasa romantis.

Hal ini disebabkan, Mitu Molla yang tak mau dipaksa menikah dengan pria lain.

Oleh karena itu, ia memilih menghibisi nyawa sendiri dengan sang kekasih.

Ucapan Valentine Romantis Buat Pacar Pakai Pantun Aja, Biar Beda dari yang Lain, Ini Kumpulannya

3. Dampak Tak Direstui Orangtua

Hampir sama dengan kisah pasangan kekasih di Bangladesh, kejadian tragis pun terjadi di Sukodono, Sidoarjo.

Perjalanan cinta pasangan kekasih selama lima tahun, kandas melalui kematian.

Pasangan kekasih ini, ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Hasil otopsi menunjukan jasad Femilia Martasia mengalami luka lebam. Selain itu, ada bekas cekikan di lehernya.

Sementara itu, Abdul Ghofur tubuhnya mengalami luka akibatan jeratan ikat pinggang.

Namun, pada kisah ini, keduanya bukan bunuh diri bersama.

Abdul justru membunuh kekasihnya, Femi. Setelah itu, ia bunuh diri melalui gantung diri.

Hal ini terjadi karena Abdul tak terima, sang kekasih diduga hamil oleh lelaki lain.

Fakta lain menyatakan hubungan pasangan kekasih ini, memang tak diresutui orang tua.

Pasalnya, Femilia telah dijodohkan dengan pria lain.

4. Bunuh Istri Gara-gara Valentine

Kejadian mengenaskan terjadi pula di Tanggerang, Banten.

Darwati dilaporkan meninggal karena gantung diri.

Namun, setelah reka ulang di TKP, itu bukanlah bunuh diri.

Sang suami, Parwo ternyata menjadi pelaku pembunuhan istrinya.

Ia mengaku mencekik leher istrinya. Parahnya, ia merasa tak sadar melakukannya.

Setelah itu, ia langsung menggantungkan jasad istrinya seolah-olah Darwati bunuh diri.
Parwo mengaku dirinya kesal kepada sang istri.

Hal ini bermula dari cekcok masalah perayaan Hari Valentine.

Darwati berkeinginan mengajak suaminya ke pusat hiburan, di kawasan Tigaraksa untuk merayakan Valentine.

Namun, Parwo tak mau. Ia beralasan tengah memncuci sepeda motornya.

Akhirnya, bentuk kekesalan kecil ini, berujung menjadi pembunuhan sadis.

5. Pilih Bunuh Diri Diduga karena Cinta

Kisah lainnya terjadi pada gadis SMA di Bojonegoro.

Ana mengakhiri hidupnya sendiri secara tragis.

Ia bunuh diri bertepatan pada Hari Valentine.

Jasadnya ditemukan pihak sekolahnya, SMA 1 Bojonegoro.

Menurut pihak sekolah, Ana ditemukan dalam keadaan penuh luka sayatan.

Kasus ini pun bikin geger. Kematiannya diduga disebabkan masalah cinta.

Ucapan Valentine

"Aku ingin terbang bersamamu, dan menikmati indahnya dunia. Aku ingin selamanya bersamamu, hingga berakhirnya waktu. Happy Valentine, sayangku."

"Aku terpesona oleh kecantikanmu, terpesona oleh kharisma cintamu. Tidaklah heran jika aku selalu berfikir tentang kamu. Aku ingin merayakan setiap Hari Valentine bersama denganmu, selamat Hari Valentine."

"Saat hati terjebak oleh cinta, saat diri ini tidak bisa menahan dan terhanyut oleh getaran cinta, betapa indahnya cintamu oh kasih."

"Hari ini aku diomelin sama bos, dikomplain oleh klien, macet total di jalan, komputer hang berat. Semuanya tidak membuat aku lupa menyatakan cinta padamu. Selamat Hari Valentine."

"Bagiku, setiap hari adalah Hari Valentine karena aku selalu menyayangimu tidak kenal tanggal dan waktu, dan selamanya akan seperti itu. Happy Valentine's Day, sayangku!"

"Jika cinta itu sebuah harapan, aku ingin selalu berharap kau mencintaiku selamanya. Selamat Hari Kasih Sayang."

"Kamu adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Kamu tidak pernah gagal untuk membuatku bangga setiap kali kita bersama. Terima kasih untuk membuatku menjadi yang teristimewa, Aku sangat mencintaimu! Selamat Hari Valentine, sayang."

"Merangkai kata dibuat seindah mungkin dalam puisi cinta khusus untuk kamu seorang. Cinta ini menjadi satu sebagai syair puisi cinta kita. I love U."

"Selamat hari valentine ya sayang, semoga cinta kamu dan aku selalu terukir manis sekarang dan selamanya."

"Dalam benak orang bijak ada ide, solusi dan alasan. Dalam benak para ahli ada formula kimia, teori dan rumus. Namun dalam benakku hanya ada 1, kamu!
Selamat hari valentine ya sayang, semoga cinta kamu dan aku selalu terukir manis sekarang dan selamanya."

"Ketika perahu terlalu sarat akan beban ketika terbentuk hasrat memiliki perahu tambahan ketika aku tak sanggup mengayuh sendirian. Selamat Hari Valentine, sayang."

"Tanpa kehadiranmu, hari valentine tidak akan istimewa. Aku mencintaimu sayangku. Hatiku berbunga-bunga hari ini, menebarkan harum kebahagiaan, menunjukkan warna cinta yang indah. Sayang, i love you. Kaulah ~ inspirasi hidupku."

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved