Breaking News:

Jembatan Bodem di Purwakarta yang Ambruk Tahun Lalu Bakal Diresmikan Minggu Depan

Ambruk tahun lalu, jembatan Bodem di Purwakarta akan diresmikan minggu depan.

Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Jembatan Bodem yang akan diresmikan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Peristiwa ambruknya jembatan Bodem yang memutuskan jalan penghubung antara Purwakarta-Subang sudah hampir setahun terjadi, tepatnya pada April 2020.

Jembatan Bodem yang letaknya di Desa Cijunti dan Karang Mukti, Kecamatan Campaka, Purwakarta ini akhirnya selesai diperbaiki. 

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan (DPUBMP) Purwakarta telah merampungkan pembangunan jembatan sementara atau bailey dengan melibatkan aparat TNI sejak November 2020 dengan anggaran Rp 5 miliar.

Baca juga: Rizky Febian Bikin Teddy Nyerah? Sudah Ketemu Bicarakan Harta Warisan, Demi Mendiang Lina Tenang

Baca juga: Belum Juga Dilantik, Nama Bupati Indramayu Terpilih Nina Agustina Sudah Dicatut untuk Jual Proyek

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika berencana secara langsung meresmikan jembatan bodem yang selesai diperbaiki Minggu depan.

Anne Ratna berharap adanya jembatan yang baru ini dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi warga yang saat ini masih dalam bayang-bayang pandemi Covid-19.

"Saya berharap adanya jembatan Bodem yang baru ini bisa mempermudah kembali warga yang beraktivitas untuk meningkatkan perekonomiannya dan kami berharap jembatan ini bisa dirawat dan dijaga, seperti tidak bolehnya ada kendaraan-kendaraan berat yang melintas," kata Anne Ratna, Jumat (22/1/2021).

Kepala DPUBMP Purwakarta, Ryan Oktavia menambahkan Sabtu besok akan ada tim ahli yang melakukan pengecekan ke jembatan Bodem sebelum nantinya diresmikan.

Dia juga mengimbau kepada kendaraan berat yang tonasenya melebih dari 30 ton untuk tidak melewati jembatan tersebut.

Baca juga: Belasan Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Puspahiang Tasikmalaya Tutup Sementara

"Insya Allah Minggu depan jembatan ini diresmikan oleh ibu bupati. Dan pengerjaan jembatan ini memakan waktu dua bulan dengan melibatkan aparat TNI. Untuk menjaga ketahanan dan pemeliharaan jembatan kami meminta kendaraan yang melintas tak boleh lebih dari 30 ton," ujarnya.

Ryan juga menyebut jembatan bodem yang baru ini sifatnya sementara dan bukan permanen.

Nantinya pun rencana akan ada penelitian lebih lanjut terkait tanah yang ada di san dan penyusunan DED (detail engineering design).

"Walau di tengah pandemi ke depannya pun kami akan terus benahi infrastruktur sesuai RPJMD (rancangan pembangunan jangka menengah daerah) bupati, seperti peningkatan jalan, irigasi, dan jembatan dengan melibatkan pula TNI," katanya.

Peningkatan jalan di Purwakarta bakal dilakukan di tujuh titik yang panjangnya 2,2 kilometer dengan anggaran Rp 7 miliar.

Tujuh jalan itu yakni Jalan Cikopo-Cilandak, Jalan Cibungur-Dangdeur, Jalan Margasari-Cikolotok, Jalan Cipinang-Cikadu, Jalan Nagrog-Cisair, Jalan Situ-Sukajadi, dan Jalan Jatimulya-Pasar Minggu.

Baca juga: Link Streaming Sinetron Ikatan Cinta RCTI Malam Ini, 22 Januari 2021, Bisa Ditonton via HP

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved