Breaking News:

Kabupaten Garut Belum Terima Vaksin Covid-19, Vaksinasi Terlambat Padahal Jatahnya 3,6 Juta Dosis

Bupati Garut Rudi Gunawan mengkonfirmasi terlambatnya vaksinasi di Kabupaten Garut dikarenakan Pemda

Istimewa
Bupati Kabupaten Garut, Rudy Gunawan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Bupati Garut Rudi Gunawan mengkonfirmasi terlambatnya vaksinasi di Kabupaten Garut dikarenakan Pemda Garut belum menerima vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat.

"Hari ini kami belum menerima pasokan vaksin dari pemerintah," kata Rudi. Kamis (21/1/2021).

Ia menyebutkan tidak tahu kapan program vaksinasi di Kabupaten Garut akan dilaksanakan.

"Kami tidak tahu kapan program untuk Kabupaten Garut. Menurut informasi akan dilaksanakan pada awal Februari," ucap Rudi.

Menurut Rudi berdasarkan keputusan Kemenkes Kabupaten Garut akan menerima 3,6 juta dosis vaksin.

Baca juga: Maya Nabila, Mahasiswi ITB Asal Padang Mengenyam Pendidikan S3 Termuda di Usia 21 Tahun 

"Kami sudah menyampaikan data, kami tidak meminta berapa jumlahnya (dosis) tetapi itu ditentukan oleh Kemenkes, katanya Kabupaten Garut berdasarkan keputusan Kemenkes akan menerima 3,6 juta untuk dua kali suntik vaksin jadi untuk 1,8 juta orang," katanya.

Rudi berharap masyarakat terus melakukan langkah-langkah sesuai dengan protokol kesehatan.

"Karena sampai saat ini sudah ada 164 orang (Di garut) yang meninggal dunia akibat Covid-19," ucapnya.

Kabupaten Garut menjadi daerah yang memiliki tingkat kematian terbanyak akibat Covid-19 di Jawa Barat

Baca juga: Jembatan Veron yang Sempat Ambrol Kini Selesai Diperbaiki Secara Darurat, Kendaraan Berat Dibatasi

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved