Breaking News:

Kabupaten Bandung Zona Merah, Ruang Isolasi Tersisa 15 Persen, Bupati Ingatkan Soal Pergaulan

Meningkatnya kasus Covid 19 dan kembali menjadi zona merah, ketersediaan ruang isolasi pasien Covid 19, di Kabupaten Bandung tinggal 15 persen.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Meningkatnya kasus Covid 19 dan kembali menjadi zona merah, ketersediaan ruang isolasi pasien Covid 19, di Kabupaten Bandung tinggal 15 persen. 

BANDUNG, TRIBUN- Seiring meningkatnya kasus Covid 19 dan kembali menjadi zona merah, ketersediaan ruang isolasi pasien Covid 19, di Kabupaten Bandung tinggal 15 persen.

Bupati Bandung, Dadang M Naser, mengungkapkan, kini ruang isolasi di Kabupaten Bandung hampir terisi di angka 85 persen.

"Hanya atersianya 15 persen di berbagai tempat, baik di Jelekong (BLK) , Rumah Sakit Majalaya, Soreang, dan Cicalengka," ujar Dadang, komplek Pemda Bandung yang berada di Soreang, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta Tidak Sesuai Jadwal, Kedatangan Vaksin Diperkirakan Mundur

Dari informasi yang di dapat Kabupaten Bandung, kini memiliki ruang isolasi Covid 19, sebanyak 293.

Saat disinggung apakah akan ada penambahan ruang isolasi, menurut Dadang, solusinya bukan penambahan ruang isolasi.

"Saya kira solusinya buka penambahan ruang isolasi, tapi isolasi mandiri karena kita koordinasi dengan pihak provinsi itu ada basecamp tentara yang siap. Kalau di sini penuh bisa dipakai," kata Dadang.

Baca juga: Pemkot Cirebon Siapkan Dana Rp 4 Miliar untuk Operasional Vaksinasi Covid-19

Termasuk, kata Dadang, untuk tempat penguburan, tempat penguburan tidak harus konsen ke Cikoneng. 

"Jadi bisa di tempat umum, apabila menggunakan standar (pemakaman) covid. Jika ada yang ingin dimakamkan di tempat bukan khusus covid, sudah bisa," tuturnya.

Dadang mengatakan, disiplin kesehatan penerapan protokol kesehatan, harus ditingkatkan oleh semua. 

Baca juga: Jadi Penyintas Corona, Wali Kota Bandung Siap Donor Plasma Darah untuk Pasien Covid-19

"Saya minta ke kawan media, masyarakat untuk terus meningkatkan protokol kesehatan. Terus kita juga menyiapkan, untuk selalu ada evaluasi diri, dengan tes antigen," ujarnya.

Dadang mengungkapkan, kalau ada yang tahu reaktif atau positif harus tahu diri. 

"Ini banyak yang terpapar, oleh Oang Tanpa Gejala dan kena kepada orang yang usia di atas 50, punya penyakit bawaan. Hati hati dalam pergaulan dalam situasi Covid kini," katanya.

Saat ditanya setelah masuk zona merah, apakah akan ada pembatasan lagi, Dadang mengatakan, kalau pembatasan itu kewenangan pusat.

"Namun  untuk daerah yang berbatasan dengan Kota Bandung, Cimahi, dan KBB itu di PPKM," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved