Breaking News:

Virus Corona di Bandung

Kabupaten Bandung Kembali Zona Merah, Ini Permintaan Bupati Dadang Naser

Dadang mengatakan, Covid-19 menghantui masyarakat Kabupaten Bandung. Beberapa orang sampai meninggal dunia.

Tribunjabar.id/Lutfi A Mauludin
Bupati Bandung, Dadang M Naser. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kabupaten Bandung kembali berzona merah penyebaran kasus Covid-19. Sebelumnya, Kabupaten Bandung berzona oranye.

Bupati Bandung, Dadang M Naser, mengungkapkan, Kabupaten Bandung dikepung daerah zona merah di Bandung Raya, kini kembali masuk zona merah.

Baca juga: DAFTAR Kabupaten/Kota di Jabar dengan Tingkat Kepatuhan Memakai Masker Terbaik dan Terburuk

Baca juga: Hari Ini Ridwan Kamil Kunjungi Kota dengan Penerapan Protokol Kesehatan Terburuk di Jabar

"Kita harus tetap waspada, di mana setiap hari berjatuhan korban akibat pandemi Covid-19 ini," ujar Dadang Naser di Banjaran, Selasa (19/1/2021).

Dadang mengatakan, Covid-19 menghantui masyarakat Kabupaten Bandung. Beberapa orang sampai meninggal dunia.

"Sehingga angka yang meninggal di Kabupaten Bandung, dari 123 orang naik menjadi sekitar 130 orang akibat Covid," kata Dadang.

Dadang memohon kepada masyarakat untuk selalu waspada. Dia pun meminta agar warga yang memerlukan rapid antigen, segera melakukannya.

"Itu untuk segera mengetahui kondisi dirinya, khawatir diri kita orang tanpa gejala (yang bisa menularkan kepada orang lain)," tuturnya.

Dadang mengungkapkan, di samping terus melakukan pemeriksaan dengan rapid test antigen, juga dibarengi dengan vaksinasi Covid-19. 

"Vaksinasi dilakukan bukan berarti diri kita sudah aman, tapi tetap protokol kesehatan harus ditegakkan. Intinya protokol kesehatan," kata Dadang.

Dia pun menegaskan kegiatan berjalan tetap produktif di kala Covid dengan penerapan protokol kesehatan.

"Engak ada lain kita harus tetap siaga, waspada, cek diri kita, jangan khawatir. Nanti kalau begitu positif, negatif kita tahu. Ketika positif harus tahu diri, tidak jalan-jalan, tapi mengisolasi diri sendiri," katanya.

Ketika merasa OTG dan penciuman tak berjalan, kata Dadang, jangan jalan-jalan karena bisa menularkan.

"Maka untuk warga Bandung senantiasa waspada, bukan masalah zona, tapi masalah keawaspadaan dan disiplin," ucapnya.

Di Kabupaten Bandung kini total terkonfirmasi Covid sebanyak 5.290 orang. Dari jumlah itu, yang dalam perawatan 1.076 orang, sembuh 4.086 orang, dan meninggal 128 orang. (*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved