Breaking News:

Sebulan Terisolir, Penanganan Dinilai Lambat, Korban Longsor Talegong Garut Minta Perhatian Gubernur

Aep menjelaskan penanganan longsor di desanya di Garut sangat lamban, dibandingkan dengan longsor di Sumedang.

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Lokasi longsor Kampung Sawah Jeruk yang menimbun 15 rumah warga pada 3 Desember 2020 lalu. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Warga korban longsor yang terjadi di Kampung Sawah Jeruk, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Minggu (3/12/2020) mengeluh atas penanganan bencana di desanya yang dinilai lambat

Warga Desa Sukamulya, Aep Maryana mengatakan saat ini korban longsor Sawah Jeruk belum mendapat kejelasan apapun. Ia meminta pemerintah perhatikan pemulihan ekonomi terlebih dahulu.

"Satu (meminta) pemulihan ekonomi khusus yang 15 (rumah korban yang tertimbun longsor), kedua hunian sementara yang sampai saat ini belum ada kejelasan," ucapnya.

Aep menjelaskan penanganan longsor di desanya sangat lamban, dibandingkan dengan longsor di Sumedang.

"Kalo yang Sumedang begitu kejadian udah terlihat dipublikasikan, kalo untuk di Talegong ini bagaimana, sementara korban sendiri gak cuma diberikan sembako untuk kebutuhan sehari-hari tapi pemulihan untuk hidupnya gimana, ini yang rumahnya habis nasibnya gimana," kata Aep.

Ia menuturkan, semenjak dikembalikan ke kediaman masing-masing dari posko pengungsian, nasib korban longsor Sawah Jeruk sampai saat ini belum ada respon apapun dari pemerintah setempat.

Baca juga: Butuh Camilan Malam? Yuk Buat Nachos Saja, Ini Resep Mudah Nachos Saus Mozarela Khas Meksiko

"Setelah dikembalikan lagi ke Kampung Sawah Jeruk ternyata sampai saat ini dinas-dinas terkait tidak ada respon seolah-olah dibiarkan begitu saja, kami menyampaikan aspirasi karena kami ini udah satu bulan lebih merasa terisolir, ketenangan kami merasa tidak nyaman, tidak tenang," kata Aep.

Aep dan warga masyarakat Sawah Jeruk yang terdampak longsor berharap untuk diberikan hunian sementara.

"Mohon Pak Gubernur untuk memperhatikan kami, minimal ke dinas-dinas terkait tolong disampaikan kondisi kami sekarang," tutup Aep.

Baca juga: Berita Persib, Tunggu Hasil Vaksinsinasi Covid-19, Robert Alberts Sarankan Liga 1 Digelar Agustus

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved