Breaking News:

Terpopuler

Kasus Perceraian di Indramayu, Suami Ceraikan Istri karena Kebutuhan Biologis, Ditinggal Jadi TKW

Kasus perceraian di Indramayu, didominasi gugatan perkara cerai talak oleh suami kepada istri. Adapun jumlah pengajuan cerai gugat ada sebanyak ....

Editor: Hilda Rubiah
Pixabay.com
Ilustrasi cerai menikah. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kasus perceraian di Indramayu, didominasi gugatan perkara cerai talak oleh suami kepada istri.

Hal itu diungkapkan Humas Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, Engkung Kurniati, kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di ruangannya, Senin (18/1/2021).

Engkung Kurniati mengatakan, di tahun 2020, jumlah pengajuan cerai talak bahkan telah diterima sebanyak 2.399 perkara.

Baca juga: Di Indramayu Banyak Remaja di Bawah 16 Tahun yang Memohon Dispensasi untuk Menikah, 90% Dikabulkan

Baca juga: Gadis Majalengka Nyaris Dijual ke Timur Tengah, Tiga Warga Indramayu Ditangkap, Ini Modusnya

Adapun jumlah pengajuan cerai gugat ada sebanyak 5.980 perkara.

"Sebelumnya, angka cerai talak itu sangat jauh berbeda dibanding cerai gugat. Walau masih lebih sedikit, sekarang mulai menyeimbangi," ujar dia.

Engkung Kurniati mengatakan, faktor banyaknya tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di luar negeri menjadi pemicu utama.

Pihak laki-laki yang ditinggal istrinya ke luar negeri itu membuatnya memilih untuk berpisah dan mencari istri lain.

"Masalahnya karena kebutuhan biologis," ucapnya.

Antrean masyarakat di Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, Senin (18/1/2021).
Antrean masyarakat di Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, Senin (18/1/2021). (Tribun Jabar)

Masih berdasarkan data yang tercatat di Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, pengajuan perceraian itu biasa melonjak pada pertengahan tahun, yakni antara bulan Juni dan Juli.

Kondisi itu juga terlihat di tahun-tahun sebelumnya.

Pada Juni 2020, ada 309 perkara cerai talak dan 693 perkara cerai gugat, sedangkan Juli 2020, ada 250 cerai talak dan 582 cerai gugat.

"Kalau Juni 2019 ada 188 cerai talak dan 548 cerai gugat, Juli 2020 ada 278 cerai talak dan 687 cerai gugat," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved