Breaking News:

Washington DC Sudah Seperti Zona Perang, Trump Tak Akan Hadiri Pelantikan Joe Biden

Situasi Ibu kota Amerika Serikat (AS), Washington DC, serupa arena perang. Tentara bersenjata ada di mana-mana.

Kendaraan militer Garda Nasional ditempatkan di dekat Gedung Capitol Hill, seiring pengetatan keamanan jelang pelantikan Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris, pada 20 Januari. Foto diambil pada Minggu (17/1/2021).(AP PHOTO/WONG MAYE-E) 

TRIBUNJABAR.ID, WASHINGTON DC - Situasi Ibu kota Amerika Serikat (AS), Washington DC, serupa arena perang. Tentara bersenjata ada di mana-mana.

Pengetatan keamanan itu dilakukan menjelang pelantikan Joe Biden sebagai presiden baru yang menggantikan Donald Trump, pada 20 Januari mendatang.

Tidak boleh ada kerumunan massa, dan pandemi virus corona membuat kursi-kursi tamu pelantikan harus diberi jarak.

Pengambilan sumpah Joe Biden sebagai presiden ke-46 AS tampaknya akan berada dalam situasi berbeda dari pelantikan-pelantikan sebelumnya.

Washington DC biasanya dipenuhi ratusan ribu orang mulai dari selebriti, sosialita, hingga warga lokal, tetapi kini sangat sepi jelang hari besar Biden.

Baca juga: Persib Bandung Belum Tahu Apa yang Akan Dilakukan, Pemain Pun Jalani Program Masing-masing

Baca juga: Tagihan Listrik Tak Wajar Rp 68 Juta, Biasanya Rp 500 Ribu, Ini Kata Pelanggan dan Pihak PLN

Kantor berita AFP mewartakan, ini adalah pengamanan terketat di Washington DC sejak serangan 11 September 2001.

Bukan tanpa alasan, karena sebelumnya terjadi kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari oleh massa pro-Trump, yang menghambat peresmian kemenangan Joe Biden di pilpres AS.

Sejak pendukung Trump menyerbu Capitol pada 6 Januari, aparat keamanan semakin siaga atas ancaman apa pun yang mengintai Biden serta pendukungnya.

Menjelang pelantikan, akses sebagian besar lalu lintas ke Washington DC diblokir.

Selama dua hari jembatan utama menuju ke sana juga ditutup.

Halaman
123
Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved