Breaking News:

Inspirasi Bisnis

Sarjana Teknik Industri Ini Bercita-cita Kembalikan Indonesia Jadi Raja Rempah-Rempah Dunia

Dede Kusnandar (35) memiliki cita-cita tinggi untuk mengembalikan Indonesia menjadi raja rempah-rempah dunia.

Sarjana Teknik Industri Ini Bercita-cita Kembalikan Indonesia Jadi Raja Rempah-Rempah Dunia
Tribun Jabar
Dede Kusnandar, Direktur Refa Rempah Mulia, memiliki cita-cita tinggi untuk mengembalikan Indonesia menjadi raja rempah-rempah dunia.

Hal itu terjadi akibat murahnya rempah-rempah impor.

"Produksi kita juga cukup banyak. Hanya saja, bagaimana membantu mereka dan ukm seperti kami ini untuk masuk ke perusahaan makanan dan minuman yang membutuhkan rempah-rempah. Salah satunya adalah mengehentikan impor," kata Dede.

Perusahaannya sebagai penyedia barang jadi rempah-rempah untuk pabrik. Dede bekerja sama dengan sejumlah petani di Jawa Barat untuk menanam rempah-rempah.

Hasil panennya kemudian ia buat bahan setengah jadi menjadi powder (bubuk) dan simplisia.

"Kemudian saya tawarkan ke pabrik-pabrik. Tetapi banyak juga yang menolak, bukan karena kualitas melainkan harga. Karena kita menggunakan petani lokal. Sementara harga rempah impor itu jauh lebih murah," ujarnya.

Dede mengakui rempah-rempah seperti daun katuk sudah mulai banyak, tetapi jahe, kunyit, dan temulawak masih sangat sedikit.

"Seperti tanaman tempuyung bahkan jarang pembudidayanya, nyaris tidak ada," katanya.

Ia mencontohkan petani rempah-rempah sebenarnya bisa mendulang untung yang sangat baik.

"Kita bandingkan saja, padi membutuhkan 4 bulan panen. Luas satu hektare padi bisa menghasilkan 4 sampai 5 ton dan harganya juga Rp4.000 perkilogram."

"Daun katuk, satu hektare juga dapat menghasilkan 4 sampai 5 ton dan harganya sama yakni Rp4.000 perkilogram, namun daun katuk bisa dipanen satu bulan sekali," katanya.

Selain mencoba untuk menghentikan impor, Dede sangat berharap pemerintah memperhatikan dan melakukan pembinaan kepada petani dan pelaku UKM rempah-rempah. (*)

Penulis: Cikwan Suwandi
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved