Doa Harian
Memasuki Bulan Jumadil Akhir, Ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh dan Amalan Lainnya yang Bisa Dikerjakan
Berdasarkan kalender Islam, tanggal 1 bulan Jumadil Akhir akan jatuh pada 14 Januari 2021. Mengawali bulan dan tahun yang baru, sahabat muslim dianjur
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
TRIBUNJABAR.ID - Berdasarkan kalender Islam, tanggal 1 bulan Jumadil Akhir 1442 Hijriah akan jatuh pada 14 Januari 2021.
Mengawali bulan dan tahun yang baru, sahabat muslim dianjurkan kembali menjalani ibadah.
Termasuk melaksanakan amalan ibadah sunnah, seperti puasa sunnah.
Pada bulan Junuari 2021 ini, ada beberapa jadwal puasa sunnah yang dapat di amalkan.
Baca juga: BACAAN Doa Naik Pesawat dan Doa Naik Kendaraan Lainnya, Bahasa Arab dan Latin Lengkap dengan Artinya
Mulai dari puasa Senin Kamis, puasa Daud maupun puasa Ayyamul Bidh.
Berdasarkan kalender Islam, adapun puasa Ayyamul Bidh di bulan Jumadil Akhir 1442 Hijriah berada di bulan Januari 2021.
Berikut jadwal puasa sunnah, puasa Senin Kamis, termasuk puasa Ayyamul Bidh di bulan Jumadil Akhir 1442 Hijriah.
Pada tanggal 14 Januari merupakan tanggal 1 bulan Hijriah yakni tanggal 1 Jumadil Akhir 1442 Hijriah.
- Pada tanggal 14 Januari bertepatan di hari Kamis, maka dapat dikerjakan puasa Kamis.
- Puasa Senin Kamis Tanggal 18 dan 21 Januari 2021
- Puasa Senin Kamis Tanggal 25 dan 28 Januari 2021
- Puasa Ayyamul Bidh di bulan Jumadil Akhir 1442 H Tanggal 26, 27 dan 28 Januari 2021
- Puasa Senin Kamis Tanggal 1 dan 4 Februari 2021
- Puasa Senin Kamis Tanggal 8 dan 11 Januari 2021

Baca juga: Doa Nabi Musa Saat Mendapat Cobaan dari Allah, dari Dimudahkan Urusan hingga Mohon Petunjuk
Baca juga: Doa-doa yang Dibaca Sayyidah Fatimah Az Zahra Putri Rasulullah, Ketika Hadapi Masalah hingga Tasbih
Keutamaan Bulan Jumadil Akhir
Jumadil Akhir merupakan bulan ke 6 dalam kalender Hijriah.
Bulan yang juga disebut Jumada al-Tsaniyah ini menjadi bulan pertanda berakhirnya musim kemarau.
Seperti bulan lainnya, sebenarnya tidak ada keistimewaan khusus pada bulan ini.
Hanya saja, keistimewaannya sama seperti bulan lainnya.
Namun, berikut ini ada beberapa keutamaan atau amalan yang dapat dikerjakan di bulan Jumadil Akhir ini, termasuk berpuasa.
1. Membaca doa pergantian bulan
Setiap menjelang pergantian bulan baru, umat muslim dapat memanjatkan doa syukur.
Dalam Islam, sebenarnya setiap waktu, detik demi detik maupun bulan demi bulan adalah waktu berharga yang perlu disyukuri.
Oleh karenanya, dianjurkan memanjatkan doa setiap menjelang pergantian bulan.

Berikut doa pergantian bulan yang dapat dipanjatkan, dikutip dari bincangsyariah.com.
الله اكبر الله اكبر الله اكبر الحمد لله الذي ذهب بشهر كذا وجاء بشهر كذا
Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar. Alhamdulillahil ladzii dzahaba bi syahri kadzaa wa jaa-a bi syahri kadzaa.
Artinya : “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan bulan ini (sebutkan nama bulannya) dan telah mendatangkan bulan ini (sebutkan nama bulan yang baru).”
Doa pergantian bulan ini diambil dalam kitab Al Adabus Syariyah, Imam Ibn Muflih Al Maqdisi.
Baca juga: Bacalah Doa-doa Ini Agar yang Keinginan Dikabulkan Allah SWT, Lengkap dengan Bahasa Arab dan Latin
Baca juga: Doa-doa Mustajab Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS Memohon Agar Amalan Diterima di Sisi Allah SWT
2. Puasa Sunnah
Tentu saja, di setiap bulannya, umat muslim juga dianjurkan mengerjakan amalan puasa sunnah.
Sebagaimana dalam hadis Rasulullah SAW.
“Dan sesungguhnya cukuplah bagimu berpuasa tiga hari dari setiap bulan. Sesungguhnya amal kebajikan itu ganjarannya sepuluh kali lipat, seolah ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” [HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan an Nasai].
Adapun puasa sunnah yang dimaksud puasa Ayyamul Bidh.
Selain puasa Ayyamul Bidh, muslim juga dapat mengerjakan puasa Senin Kamis atau puasa sunnah lainnya.
Pada bulan Jumadil Akhir 1442 Hijirah, sahabat muslim dapat melaksanakan puasa Ayyamul Bidh di pertengahan bulan.
Yakni pada tanggal 13, 14 dan 15 Jumdil Akhir 1442 Hijriah.
Dalam kalender masehi, puasa Ayyamul Bidh tersebut dapat dikerjakan pada tanggal 26, 27 dan 28 Januari 2021.
3. Memperbanyak sedekah

Bersedekah merupakan amalan yang tiada henti untuk diamalkan setiap harinya.
Sedekah juga merupakan perintah langsung dari Allah SWT dan Rasul-NYA.
Sedekah adalah pemberian secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu.
Sudah menjadi kewajiban seorang muslim menyisihkan sebagian hartanya untuk berbagi kepada saudaranya yang serba kekurangan.
Sedekah harus dilandasi oleh rasa ikhlas dan tidak mengharapkan imbalan.
Allah SWT menjelaskan keistimewaan orang bersedekah dalam Alquran surah Al Baqarah ayat 261.
"Perumpamaan orang-orang yang mendermakan (shodaqoh) harta bendanya di jalan Allah, seperti (orang yang menanam) sebutir biji yang menumbuhkan tujuh untai dan tiap-tiap untai terdapat seratus biji dan Allah melipat gandakan (balasan) kepada orang yang dikehendaki, dan Allah Maha Luas (anugrah-Nya) lagi Maha Mengetahui."
Allah SWT juga telah menjanjikan surga bagi mereka yang rela menafkahkan sebagian hartanya untuk orang yang membutuhkan.
Sebagaimana hal ini terkandung dalam Al Quran Surat Ali Imran : 133-134.
وَسَارِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
Artinya: "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa."
4. Menggiatkan perintah yang wajib
Tentu saja, keutamaan ini dapat dilakukan kapan saja, termasuk di bulan Jumadil Akhir.
Kapan pun seorang muslim dapat melakukan perbaikan.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Ar Ro’d: 11.
لَهُۥ مُعَقِّبَٰتٌ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوْمٍ سُوٓءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ
Artinya:
“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.”
“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”
“Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”
Maksud dari kandungan surat tersebut bahwa seseorang dapat meningkatkan diri dalam melaksanakan perintah wajib.
Seperti shalat wajib, puasa Ramadhan, zakat dan lainnya. Meningkatkan diri juga berarti menjauhkan diri dari kekufuran dan yang dilarang dalam Islam.
Baca juga: Doa-doa yang Dibaca Nabi Sulaiman, Doa Meminta Kekayaan, Syukur Nikmat hingga Doa Menundukkan Jin
Baca juga: Bacaan Doa Hasubunallah Wanimal Wakil Dzikir Pendek yang Mustajab Patut Diamalkan, Ini Keutamaannya
5. Memperbanyak amalan kebaikan
Seperti pada bulan lainnya, di Jumadil Akhir juga muslim dianjurkan memperbanyak amalan.
Seperti memperbanyak dzikir, mengamalkan shalat sunnah, hingga tilawah Al Quran.
Sesungguhnya mengerjakan amalan kebaikan dapat diamalkan kapan saja.
Selain itu, beberapa amalan kebaikan yang tak akan terputus, bahkan hingga hambasahaya telah tiada.
Demikian, itulah beberapa keutamaan atau amalan yang dapat dikerjakan umat muslim di bulan Jumadil Ula atau Jumadil Akhir ini.