Breaking News:

Jaket Merah Bocah Cilik jadi Saksi Bisu Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air, Sempat Dipakai di Bandara

Evakuasi korban Sriwijaya Air SJ182 masih terus dilakukan.Sembari mencari korban

istimewa
Jaket Merah Bocah Cilik Ini jadi Saksi Bisu Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air, Sempat Dipakai di Bandara 

TRIBUNJABAR.ID - Evakuasi korban Sriwijaya Air SJ182 masih terus dilakukan.

Sembari mencari korban, tim SAR juga mencari CVR dari black box SJ182 setelah kemarin Selasa (12/1/2021) berhasil menemukan bagian FDR-nya.

Kurang lebih 4 hari waktu pencarian, sudah banyak serpihan badan, mesin dan bagian vital dari pesawat yang sudah ditemukan.

Bahkan bagian dari tubuh korban yang merupakan penumpang dari SJ182 sudah dievakuasi tim dan mulai diidentifikasi oleh tim DVI Polri.

 Seorang anggota tim pencarian gabungan juga sempat menemukan sebuah jaket anak-anak berwarna pink dengan gambar Minnie Mouse. Baju itu pertama kali ditemukan bersama puing-puing Sriwijaya Air pada Sabtu (9/1/2021).

Baca juga: Sakit saat di Penjara, Habib Rizieq Tak Mau Pakai Oksigen dari Dokter Polisi, Begini Kondisinya Kini

Jaket mungil tersebut tampak utuh di antara badan dari pesawat yang hancur total. Kondisinya yang utuh pun membuat hati terenyuh dan mencuri perhatian masyarakat Indonesia.

Dilansir dari Tribunnews.com, belakangan diketahui jaket tersebut milik seorang bocah perempuan imut bernama Yumna. Ia menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 bersama ibunya, Ratih Windania.

Keduanya akan kembali ke Pontianak, Kalimantan Barat, setelah menghabiskan waktu liburan di Jakarta.

Dalam beberapa unggahan Ratih di Instagram sebelum menjadi korban, Yumna tampak beberapa kali menggunakan jaket tersebut. Bahkan, Yumna pun memakai jaket berwarna merah muda itu saat berada di bandara.

Ratih sendiri berada dalam daftar manifes urutan ke 53. Sebelum terbang ke Pontianak, ia membagikan beberapa momen perpisahannya dengan keluarga melalui fitur Instastory di akun Instagram pribadinya.

Baca juga: Kembali Pasien Positif Covid-19 di Pangandaran Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di RS Pandega

Terdengar beberapa kali ibu dua anak ini mengatakan “dadah...” dalam unggahannya tersebut. Juga ada, "...byebye keluarga semua, kita pulang kampung dulu ya.”

Sebelumnya, Ratih juga membagikan status di Whatsapp-nya bersama Yumna.

"Sudah puas ya nak liburannya, sekarang kita pulang,” tulis ratih.

Seperti yang diketahui, tujuh anak-anak dan tiga bayi juga ikut jadi korban kecelakaan Sriwijaya Air yang jatuh pada, Sabtu (9/1/2021) lalu.

Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved