Rumah sakit dan Hotel Penuh, Gedung Sekolah di Bandung Jadi Ruang Isolasi? Ini Penjelasan Sekda
Wacana Tim Gugus Tugas menjadikan sekolah sebagai tempat isolasi muncul karena rumah sakit dan hotel yang menjadi tempat isolasi hampir terisi penuh
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung membatalkan wacana menjadikan ruangan sekolah sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala.
Wacana Tim Gugus Tugas menjadikan sekolah sebagai tempat isolasi muncul karena rumah sakit dan hotel yang menjadi tempat isolasi hampir terisi penuh.
Baca juga: Vaksinasi Serentak 14 Januari, Daerah Ini Tak Jadi Terima Vaksin, Begini Alasannya
Baca juga: Saat Magrib Mau ke Musala, Dua Hari Kemudian Kakek Sakam Ditemukan Tewas Mengambang
Sekretaris daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, ruangan sekolah tidak mungkin menjadi tempat isolasi karena masih digunakan para Guru untuk mengajar daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).
"Guru-guru sebetulnya bekerja, mereka masuk, masa tempatnya dipakai isolasi? Kalau masalah ide kita hargai saja, tapi begitu mau diterapkan kita realistis, jadi untuk saat ini tidak ada kebijakan sekolah menjadi tempat isolasi,” ujar Ema, di Balai Kota Bandung, Selasa (12/1/2021).
Baca juga: Warga Tak Boleh Langsung Pulang usai Disuntik Vaksin Covid-19 Ini Reaksi-reaksi yang Mungkin Terjadi
Baca juga: Ridwan Kamil Ajak Para Ulama Sukseskan Suntik Vaksin Covid-19 di Jawa Barat
Satgas Penanganan Covid-19 kota Bandung, kata Ema, memilih mencari alternatif lain untuk ruang isolasi pasien OTG, ketimbang menggunakan gedung sekolah.
Saat ini, pihaknya melalui aparat kewilayahan terus mengupayakan fasilitas isolasi setiap wilayah kecamatan.
Baca juga: Vaksinasi Dimulai Pekan Ini, Soal Kabar Bohong Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil; Tingali Gubernur Jabar
Baca juga: Hasil Efikasi di Bandung 65,3 %, BPOM Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 dari Sinovac China
Saat ini, kata dia, beberapa kecamatan sudah melakukan upaya menyiapkan ruang ruang isolasi. Seperti di Arcamanik, petugas kewilayahan sudah mengajukan delapan titik lokasi.
"Nah, ini berita yang menggembirakan yang harus merata di semua kecamatan. Kalau sekolah mah, setiap sekolah itu ada aktivitas guru," katanya.
Baca juga: Akun Tiktok Tenaga Kesehatan Tolak Disuntik Vaksin Covid-19 Hilang, Setelah Heboh di Medsos
Baca juga: 426 Juta Vaksin Covid-19 Akan Diterima Indonesia, Ijin Penggunaan Darurat Keluar Minggu Depan
Berdasarkan pusat informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung, jumlah pasien positif kumulatif hingga Senin 11 Januari 2021 berjumlah 6.330 orang.
Dari jumlah tersebut, pasien sembuhnya sebanyak 5.464 orang, pasien aktifnya ada 707 orang dan meninggal 159 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ruang-isolasi-rsu-dr-soekardjo-mengambil-bekas-bangsal-utama.jpg)