Breaking News:

Obat Penghilang Rasa Takut Dikonsumsi Geng Motor, Bikin Berani Aniaya Warga dan Rusak Madrasah

Tersangka pengedar obat terlarang, JJ (34), mengaku sudah tiga bulan mengedarkan

tribunjabar/firman suryaman
Obat Penghilang Rasa Takut Dikonsumsi Geng Motor, Bikin Berani Aniaya Warga dan Rusak Madrasah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Tersangka pengedar obat terlarang, JJ (34), mengaku sudah tiga bulan mengedarkan pil hexymer yang bikin anggota geng motor hilang rasa takut.

"Di sisi lain kami mendapati fakta bahwa selama tiga bulan terakhir ini aksi geng motor terasa meningkat," kata Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan, di Mapolresta, Selasa (12/1) sore.

Karena itu, polisi berkeyakinan salah salah penyebab aksi geng motor meningkat, karena dicekoki pil hexymer yang harganya murah meriah.

"Terlebih tersangka JJ ini juga adalah wakil ketua geng motor di Tasikmalaya. Jadi dia dengan mudah menjual hexymer kepada anggotanya," ujar Doni.

Baca juga: Jembatan Cibuni Penghubung Perbatasan Sukabumi-Cianjur Segera Diresmikan dan Uji Coba

Harga hexymer sendiri, sesuai pengakuan JJ, dijual murah yakni Rp 10.000 per tiga pil. Sekali telan, anggota hilang perasaan takut dan jadi berani melakukan pengrusakan dan penganiayaan.

Menurut catatan polisi, dalam tiga bulan terjadi beberapa aksi brutal geng motor. Ada tiga aksi yang tergolong menonjol.

Yaitu pengrusakan madrasah di Jalan Cieunteung, penyerangan di sebuah conter HP serta penganiayaan warga Jalan Tamansari yang hendak membeli rokok. 

Tiga kasus aksi kriminal geng motor tersebut berhasil diungkap sekaligus ditangkapi para tersangka pelakunya. 

Baca juga: Perkembangan Kasus Suami Nindy Ayunda yang Tersandung Narkoba, Polisi Juga Termukan Senjata Api

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved