Breaking News:

Jepang Temukan Varian Baru Virus Corona, Dari Pelancong Asal Barzil, WHO Peringatkan Bahaya Ini

National Institute of Infectious Disease (NIID) Jepang melaporkan telah menemukan varian baru virus corona pada empat orang pelancong asal Brazil

Editor: Siti Fatimah
AFP PHOTO/CENTERS FOR DISEASE CONTROL AND PREVENTION/ALISSA ECKERT/HANDOUT
Ilustrasi Covid-19- National Institute of Infectious Disease (NIID) Jepang melaporkan bahwa mereka telah menemukan varian baru virus corona pada empat orang pelancong asal Brasil. 

Sebelumnya pada 14 Desember 2020, otoritas kesehatan di Inggris melaporkan varian yang diidentifikasi sebagai SARS-CoV-2 VOC 202012/01 kepada WHO.

Masih belum diketahui bagaimana strain baru itu muncul, tetapi temuan awal memastikan bahwa varian baru itu sangat mudah menular.

Varian baru itu awalnya muncul di Inggris tenggara, tetapi dalam beberapa pekan, varian virus itu sudah mulai menyebar di beberapa daerah lain di negara itu.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat Dimulai Kamis Besok di Tujuh Daerah Ini, Wagub Ikut Divaksin

Inggris sedang berjuang untuk menahan penyebaran virus, dengan fasilitas kesehatan yang terancam kolaps karena berada di bawah tekanan lonjakan kasus yang semakin signifikan secara nasional.

Pada 30 Desember, varian VOC-202012/01 telah dilaporkan di 31 negara dan wilayah lain di seluruh dunia.

Sementara itu, otoritas nasional di Afrika Selatan pada 18 Desember 2020 mengumumkan temuan varian baru virus corona dengan kode 501Y.V2.

WHO mengatakan, pengurutan genom menunjukkan strain ini sebagian besar telah mendominasi penularan Covid-19 di provinsi Eastern Cape, Western Cape dan KwaZulu-Natal pada pertengahan November 2020.

Studi awal menunjukkan, varian 501Y.V2 juga telah meningkatkan penularan, tetapi tidak ada bukti jelas yang menunjukkan bahwa varian itu dapat meningkatkan keparahan penyakit.

Pada 30 Desember 2020, varian 501Y.V2 telah dilaporkan di empat negara lain.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WHO Peringatkan Bahaya Varian Virus Corona yang Ditemukan di Jepang",

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved