Breaking News:

Bupati Garut Larang Pejabat ke Lokasi Bencana Kalau Cuma Nengok Doang, Harus Kasih Bantuan

Belakangan ini Kabupaten Garut dilanda bencana longsor, terutama di wilayah selatan. Bupati Garut Rudy Gunawan

istimewa
Bupati Garut Larang Pejabat ke Lokasi Bencana Kalau Cuma Nengok Doang, Harus Kasih Bantuan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Belakangan ini Kabupaten Garut dilanda bencana longsor, terutama di wilayah selatan.

Bupati Garut Rudy Gunawan pun melarang para pejabat di jajarannya untuk datang ke lokasi bencana jika tidak bisa berbuat apa-apa.

"Kalau ke sana hanya lungak-longok (cuma menengok) tanpa berbuat apa apa, lebih baik gak usah ke sana ( lokasi bencana ),” kata Rudy saat memimpin apel pagi di halaman Setda Garut, Senin (11/1/2021).

Rudy menyampaikan setiap instansi pemerintah jika mendatangi lokasi bencana hendaknya membawa sesuatu untuk diberikan kepada masyarakat terdampak.

Baca juga: Tiga Hari Menghilang Deni Ramdani Ditemukan Tewas Mengambang di Pintu 3 Bendung Manganti

"Kalau gak ada (yang bisa diberikan) ngomong  ke ketua Korpri, bisa pinjam ke Korpri, pinjam ke BPR atau pinjam kemana," ucapnya.

Ia berpesan kepada setiap instansi untuk cepat berkordinasi dengan dirinya jika terjadi bencana.

"Seharusnya kemarin pas kejadian (bencana) Kepala Dinas Sosial langsung menghadap bupati jadi kita ada resque," ucapnya.

Bencana longsor yang terjadi di selatan Garut melumpuhkan akses Jalan Provinsi Garut-Bandung, satu jembatan roboh akibat terjangan material lumpur dari Curug Ceret di Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong.

Ada lima kecamatan terdampak longsor yaitu Cikajang, Pakenjeng, Banjarwangi, Cisewu dan Talegong.

Baca juga: Kasus Video Gisel Masih Bergulir, 3 Hal Ini Buat Kaget Nobu, Roy Marten Sebut Gading Marten Terluka

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved