Breaking News:

Bukan Cuma Siang, Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air Juga Dilakukan Malam, Libatkan 2.571 Personel

Proses evakuasi dan pencarian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dilakukan secara maraton.

Kompas.com
Petugas gabungan membawa bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Proses evakuasi dan pencarian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dilakukan secara maraton. Tak cuma siang, operasi juga dilaksanakan malam hari.

"Operasi tetap kami laksanakan pada malam ini, tetapi terbatas pada pengoperasian kapal-kapal yang dilengkapi dengan peralatan bawah laut," kata SAR Mission Coordinator (SMC) sekaligus Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI Marsekal Rasman, dalam keterangan tertulis, Minggu (10/1/2021).

Ia melanjutkan, kapal-kapal yang akan digunakan dalam operasi pencarian di antaranya Mutibeam Echosounder dan Remotely Operated Vehicle (ROV).

ROV akan memberikan tanda koordinat untuk didata dan dilakukan penyelamatan pada esok harinya oleh tim penyelam, jika menemukan objek yang dicari.

Ia juga mengemukakan, personel yang terlibat dalam pencarian pesawat Sriwijaya air itu  seluruhnya sebanyak 2.571 orang.

Baca juga: PDIP Kota Bandung Tanam 200 Pohon sebagai Upaya Lestarikan Alam, Rangkaian Acara HUT Ke-48

Baca juga: PPKM Mulai Hari Ini, Bupati Ciamis Keluarkan Instruksi, Mal Boleh Buka hingga Pukul 19.00 WIB

Peralatan yang dikerahkan terdiri 81 unit kapal, 12 helikopter, dan 32 peralatan darat.

"Rencana untuk esok hari masih terfokus pada empat sektor dengan luasan 2NM. Pola pencarian masih sama, tetapi lebih spesifik karena badan pesawat telah diketahui titik koordinatnya," ujar Rasman.

Posko Terpadu operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 di JICT 2 Tanjung Priuk menerima sejumlah objek yang diduga serpihan pesawat dan bagian dari tubuh penumpang.

Koordinator Marinir Letkol TNI Marsekal M Fadilla menyerahkan hasil temuan itu kepada posko terpadu.

Penyerahan itu menjadi yang kelima selama pelaksanaan operasi SAR hari kedua hingga pukul 17.00 WIB, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Keluarga Pramugari Berharap Jenazah Teridentifikasi, Terbang untuk Gantikan Temannya

Rasman mengatakan, temuan-temuan itu selanjutnya diserahkan ke pihak tim Disaster Victim Identification (DVI) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk dilakukan penyelidikan atau pemeriksaan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Tetap Dilakukan pada Malam Hari"

Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved