Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Hilang

Status WhatsApp atau WA Terakhir Captain Afwan, Disebut Jadi Pengingat untuk Orang, Ini Fotonya

Presenter Arie Untung mengunggah postingan mengenai Captain Afwan, pilot dari pesawat Sriwijaya Air SJ812.

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Widia Lestari
tribunnewsbogor.com
Captain Afwan, pilot pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021). 

TRIBUNJABAR.ID - Presenter Arie Untung mengunggah postingan mengenai Captain Afwan, pilot dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) siang.

Dalam postingannya, Arie Untung mengunggah gambar yang disebutnya merupakan status WA (WhatsApp) terakhir dari Captain Afwan.

Arie Untung mengatakan, status WA itu adalah sebuah pengingat untuk banyak orang.

"Silakan digeser kabarnya status terakhir wa nya adalah sebuah pengingat buat banyak orang."

"Terlihat beliau sudah mempersiapkan bangak hal untuk pertemuannya dengan Allah."

"Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu anhu."

"Selamat jalan bang Haji Afwan," tulis @arieuntung, dikutip TribunJabar.id, Minggu (10/1/2021).

Status WA itu berupa gambar kartun sosok pria yang mengenakan jubah Superman tengah Salat.

Di gambar itu, tertera tulisan, "Setinggi apapun aku terbang, tidak akan mencapai SURGA bila tidak SHALAT lima waktu."

Dalam postingan di IG-nya, Arie Untung juga mengungkapkan, Captain Afwan adalah kakak kelasnya di SMAN 38 Jakarta, angkatan 1985.

Baca juga: Anomali Warna Air Laut di Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182, Ini Penjelasan TNI AU

Kendati demikian, karena angkatannya beda jauh, Arie belum sempat bertemu dengan sosok Captain Afwan.

Meski begitu, lanjur Arie Untung, banyak kisah-kisah baik mengenai sosok pilot tersebut.

"Pilot #sj182 Capt H Afwan ternyata adalah kakak kelasku di @sman38.jakarta angkatan 85, beda jauh angkatannya belum sempat ketemu tapi banyak kisah2 baik mengenai beliau," tulis @ariekuntung.

Lebih lanjut Arie menjelaskan, di kantor pun ternyata Captain Afwan adalah seorang ustaz.

Captain Afwan dikenal sabar, selalu memakai kopiah putih, dan rajin mengajak orang lain Salat.

"Di kantor ternyata beliau adalah seorang ustadz, oramgnya sabar banget, Selalu memakai kopiah putih
Selalu mengajak orang lain sholat, anaknya pun disekolahkan di sebuah SDIT di Cibinong," tulisnya.

Captain Afwan adalah warga Perumahan Bumi Cibinong Endah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Oleh warga sekitar, sosok Captain Afwan dikenal sebagai orang baik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bogor, Captain Afwan adalah pria lulusan ikatan dinas pendek (IDP) IV.

Sementara itu, keponakan Captain Afwan, Muhammad Akbar menyebut, pamannya itu dulunya sempat menjadi penerbang TNI AU sekitar tahun 1990-an.

"Beliau sebelumnya penerbang TNI AU," ujarnya, Sabtu (9/1/2021).

Sriwijaya Air Hilang Kontak

Diketahui penumpang pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak diduga di sekitar Kepulauan Seribu berjumlah 62 orang.

Sebelumnya diberitakan jumlah penumpang adalah 59 orang.

Distrik Manajer Sriwijaya Air Pontianak, Faisal Rahman mengatakan 62 orang penumpang pesawat PK-CLC Sriwijaya Air sudah termasuk kru yang bertugas.

Hal tersebut diwartakan oleh Iksan Ginajar, dikutip Tribunjabar.id dari tayangan siaran langsung KompasTV, Sabtu (9/1/2021).

Sebelumnya dilaporkan, pesawat Sriwijaya FC hilang kontak dalam penerbangan rute Jakarta-Pontianak, Sabtu (9/1/2021).

Dalam pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak dengan nomor registrasi SJ 182 itu terdapat 62 penumpang (sebelumnya ditulis 56 penumpang).

Baca juga: Ini Masa Lalu Captain Afwan, Arie Untung Sebut Banyak Kisah Baik dari Pilot Sriwijaya Air SJ812 Itu

Saksi mata melaporkan melihat adanya benda jatuh di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Namun belum bisa dikonfirmasi apakah benda jatuh itu adalah dari pesawat Sriwijaya Air.

Dalam program berita Kompas TV Sabtu sore dilaporkan, dugaan lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak adalah di wilayah Pulau Laki.

Pulau tersebut berada di antara Pulau Lancang dan Pulau Tidung.

Pesawat ini hilang kontak pada pukul 14.30 WIB.

Jadwal awal 13, 25 WIB, lalu boarding 13.56 WIB, dan dijadwalkan akan sampai ke Pontianak pada pukul 15.15 WIB.

Pesawat dengan kode penerbangan SJ182 itu terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) dengan tujuan Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (PNK).

Di laman flighradar24.com, tertera informasi pesawat tersebut terjadwal berangkat pada pukul 13.40 WIB dan dijadwalkan tiba pukul 15.15 WIB.

“SJ182 PKCLC, STD 13:25WIB, Stand : D52, Off Block 14:13WIB, Takeoff 14:36WIB. Lost contact, semoga selamat,” begitu informasi yang diterima Wartakotalive, Sabtu (9/1) sekitar pukul 16.50 WIB.

Pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 dilaporkan hilang kontak setelah takeoff dari bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Sabtu (9/1/2021) sore.

Pesawat dengan registrasi PK-CLC tersebut melayani rute Jakarta-Pontianak.

Data dari situs pemantau penerbangan, Flightradar24 menunjukkan pesawat take off pada pukul 14.30 LT.

Penerbangan SJ182 seharusnya tiba pada pukul 15.15 di Bandara Soepadio, Pontianak.

Baca juga: SMS Terakhir Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 untuk Ayahanda: Ujan Deras Nian Ini

Namun data Flightradar24 menunjukkan B737-500 Sriwijaya Air SJ182 berhenti di sekitar 11 mil laut bandara Soekarno Hatta, di atas Kepulauan Seribu.

Pesawat nampak sempat melewati ketinggian 11.000 kaki, namun tiba-tiba ketinggian dan kecepatan pesawat turun drastis.

Posisi terakhir menunjukkan ketinggian 250 kaki di atas permukaan laut dengan kecepatan 115 knots.

Sumber dalam KompasTekno di Departemen Perhubungan mengonfirmasi bahwa pesawat hilang kontak sesaat setelah take off.

Sebelumnya, pesan broadcast yang beredar di komunitas penerbangan, yang ditujukan kepada Direktur Navigasi penerbangan, juga menyatakan hal yang sama:

Dengan hormat disampaikan laporan awal lost contact pesawat Sriwijaya dg data2 sbb :
Callsign : SJY182

Type : B737-500

Reg: PKCLC

Route : WIII-WIOO

Last contact : 11 Nm north CGK pd pukul 07.40 UTC ketinggian passing 11.000ft on climb to 13.000ft

Demikian informasi awal yg dapat kami sampaikan. Terimakasih

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved