Breaking News:

Superball

Liga 1 2020 Tak Mungkin Dilanjutkan Februari, Dirut PT LIB: Kami Bukan Pesimistis Tapi Realistis

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, menjelaskan bahwa kemungkinan besar lanjutan Liga 1 2020 tak akan bisa bergulir pada Februari.

Editor: Hermawan Aksan
pssi.org
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, mengatakan, kemungkinan besar lanjutan Liga 1 2020 tak akan bisa bergulir pada Februari. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, menjelaskan bahwa kemungkinan besar lanjutan Liga 1 2020 tak akan bisa bergulir pada Februari.

Pasalnya, surat izin keramaian untuk menggelar lanjutan Liga 1 2020 pada Februari 2021 tak kunjung keluar hingga kini.

Selain itu, pemerintah baru saja mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali yang akan diterapkan pada 11–25 Januari 2021.

Baca juga: Liga 1 Tak Jelas Kapan Dimulai, Persipura Jayapura Bubarkan Tim

Baca juga: Kelanjutan Liga 1 2020 Masih Menggantung, Bagaimana Kotrak Pemain Persib? Ini Kata Bos Persib

Adanya peraturan itu membuat Hadian ragu kepolisian bakal mengeluarkan izin sehingga kemungkinan baru keluar setelah pemberlakuan PPKM.

“Sekarang ada peraturan pemerintah PPKM. Mungkin kepolisian sebagai bagian dari pemerintah akan bersikap sejalan dengan aturan itu,” kata Hadian saat ditemui Tribunnews di kantornya, Sudirman, Jakarta, Jumat (8/1/2021).

"Kami harus realistis, bukannya pesimistis, bahwa kepolisian tentu tidak akan mengeluarkan izin saat kondisi sedang diperketat."

Rapat Bersama Pemilik Klub

Melihat kondisi seperti itu, Hadian mengagendakan menggelar rapat bersama para pemilik klub Liga 1 dan Liga 2 pada 22 Januari mendatang.

Rapat itu dilakukan guna mencari kesepakatan apakah kompetisi 2020 tetap berlanjut atau dihentikan kemudian memulai musim baru, 2021.

“Nanti dalam owners meeting kan pasti ada masukan. Kira-kira kalau izin sudah keluar klub butuh persiapan berapa lama."

"Bisa saja nanti misalnya klub bilang butuh persiapan dua bulan. Kalau 1 bulan persiapan, berarti awal Maret sudah bisa karena persiapannya lebih cepat,” jelasnya.

Alasan lainnya, Hadian menjelaskan kompetisi tak bisa bergulir Februari karena waktunya yang dipersiapkan klub-klub saat ini sangat sempit.

Karena itu, kata dia, isu kompetisi 2020 stop dan memulai musim baru pada Maret 2021 bisa saja terjadi setelah melihat kondisi saat ini. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved