Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Terus Naik, Kasus Positif Covid-19 di Sumedang Hari Ini Bertambah 20 Orang

Kabupaten Sumedang kembali mengumumkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 20 orang

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang kembali mengumumkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 20 orang berdasarkan hasil swab test, pada Jumat (8/1/2021).

Dari 20 orang tersebut di antaranya 5 orang asal Kecamatan Jatinangor, Wado 2 orang, Sumedang Selatan 3 orang, Conggeng 2 orang, dan Cimanggung, Tanjungsari, Cisitu, Cimalaka, Darmaraja, Cibugel, serta Buah Dua masing-masing 1 orang.

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri, mengatakan, dengan adanya tambahan kasus positif tersebut, total pasien positif Covid-19 mencapai 111 orang.

"Rinciannya 34 dirawat, 26 di RSUD, 8 di fasyankes luar Sumedang dan 77 orang menjalani isolasi mandiri," ujar Iwa melalui siaran pers yang diterima Tribun Jabar, (8/1/2021) sore.

Sementara akumulasi kasus positif sejak pandemi Covid-19 hingga saat ini sudah tembus angka 1.126 orang dengan rincian, 967 orang sembuh, 48 meninggal dunia dan positif aktif 111 orang.

"Hari ini ada 4 orang yang terkonfirmasi sembuh atau sudah selesai masa isolasi mandiri," katanya.

Keempat pasien sembuh tersebut yakni, pasien asal Kecamatan Jatinangor, Buah Dua, Rancakalong, dan Cisitu dengan jumlah masing-masing satu orang.

Baca juga: Masuk Zona Merah, Bupati Pastikan Kabupaten Cirebon Terapkan PPKM Mulai Pekan Depan

Sebelumnya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 di Sumedang saat ini terus meningkat. Bahkan, jumlahnya rata-rata mencapai 20 kasus dalam kurun waktu satu hari.

Atas hal tersebut, pihaknya akan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 11 hingga 25 Januari 2021 sesuai intruksi dari Pemerintah Pusat.

"Untuk itulah, berdasarkan hasil rapat barusan, kami menimbang instruksi pusat dan melihat fakta data di lapangan, kami tetapkan bahwa di Sumedang akan diberlakukan PPKM," kata Dony.

Dalam penerapan PPKM ini, lanjut Dony, nantinya bakal ada pembatasan tempat ibadah 50 persen, restoran 25 persen, perkantoran akan menerapkan Work From Home (WFH), pembatasan operasional tempat belanja, dan sekolah serta pesantren tetap belajar daring.

Baca juga: Kabupaten Cirebon Terapkan PPKM Mulai Pekan Depan, Sekda: Sama seperti PSBB

Baca juga: MEMALUKAN! Delapan Pebulu Tangkis Indonesia Dihukum BWF, Terlibat Pengaturan Skor

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved