Breaking News:

Sukses dengan Program Lipperpul, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Purwakarta Siap Hadirkan Arsenal

Mohammad Ramdan mengatakan program 2021 pihaknya bakal mengadaan kelas-kelas bahasa yang berguna bagi generasi muda.

Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Purwakarta, Mohamad Ramdhan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Purwakarta melakukan gebrakan kembali di 2021 setelah sukses dengan lima program perpustakaan unggulan (Lipperpul) dan sempat menyabet penghargaan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sebagai kabupaten terbaik dalam penerapan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Purwakarta, Mohammad Ramdan mengatakan program 2021 pihaknya bakal mengadaan kelas-kelas bahasa yang berguna bagi generasi muda. Sebab, sejauh ini baru ada kelas merajut, sehingga dirinya menginginkan adanya kelas bahasa Korea dan Inggris, serta kelas menyablon.

"Kami akan melibatkan anak-anak SMA jika pandemi nanti telah usai. Kami telah bekerjasama dengan kantor cabang dinas (KCD) provinsi dan kalau anak-anak sekolah itu libur maka bisa datang ke sini dan diperkenalkan kelas bahasa," ujarnya, Minggu (3/1/2021).

Selanjutnya, Ramdan juga mengatakan pihaknya bakal mendapatkan hibah buku dan digital buku, serta akan adanya digital arsip. Saat ini, Purwakarta baru memiliki perangkatnya sedangkan SDM masih belum ada.

"Kami sih berharap untuk digital arsip di setiap dinas ada depo-depo kecil yang isinya bisa SPJ (surat pertanggungjawaban). Kami menamakannya dengan sebutan Arsenal (arsip selalu dikenal). Nanti akan ada budaya sadar arsip yang intinya kami akan ada bintek ke desa-desa hingga kecamatan, ke LSM, dan OPD untuk memberitahukan cara mengelola arsip yang tertib, baik, dan benar," katanya.

Baca juga: Bocah Ini Lolos dari Maut Setelah Berduel Selama 10 Menit dengan Buaya Berukuran 2,5 Meter

Ramdan juga mengaku dengan program-program yang akan dilakukan di 2021 mendapatkan respon baik dari Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika sebab hal itu akan menjadi aset yang sangat berharga bagi Purwakarta.

"Kearsipan memang sangat dibutuhkan. Kami akan fokus di 2021 arsip tentang sejarah lokal, yakni Baing Yusuf dan Mama Sempur dengan anggaran Rp 50 juta," ucapnya.

Baca juga: Detik-detik Penggerebekan Judi Adu Muncang, Terdengar Suara Tembakan di Kegelapan Malam

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved