Breaking News:

Cara Sangat Mudah Ini Disebutkan Bisa Bantu Tingkatkan Kesehatan Jantung, Ini Penjelasannya

Di antara berbagai faktor lain seperti makanan dan gaya hidup, stres adalah salah satu alasan terbesar yang memengaruhi kesehatan jantung seseorang

Istimewa
ilustrasi serangan Jantung-Di antara berbagai faktor lain seperti makanan dan gaya hidup, stres adalah salah satu alasan terbesar yang memengaruhi kesehatan jantung seseorang. 

Meneliti rasa syukur Rasa syukur adalah bagian dari pandangan hidup yang lebih luas yang melibatkan perhatian dan penghargaan terhadap aspek positif kehidupan.

Menurut Mills, rasa syukur bisa ditujukan pada banyak hal, mulai dari rasa syukur kepada hewan peliharaan yang selalu menemani, kepada teman-teman, dan kepada Tuhan.

Dia mengatakan, rasa syukur adalah aspek umum dari spiritualitas.

Karena penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa orang yang menganggap dirinya lebih spiritual memiliki kesejahteraan yang lebih baik secara keseluruhan, termasuk kesehatan fisik,

Baca juga: Air Kelapa Tidak Hanya Atasi Dehidrasi, Tapi Bisa untuk Jantung dan Ginjal, Berikut Manfaat Lainnya

Mills dan rekan-rekannya kemudian meneliti peran spiritualitas dan rasa syukur sebagai penanda kesehatan potensial pada pasien.

Penelitian yang mereka lakukan melibatkan 186 pria dan wanita yang telah didiagnosis dengan gagal jantung tanpa gejala (Stadium B) setidaknya selama tiga bulan.

Stadium B merupakan pasien yang telah mengalami penyakit jantung struktural, misalnya, pernah mengalami serangan jantung yang merusak jantung, tetapi tidak menunjukkan gejala gagal jantung, seperti sesak napas atau kelelahan.

Menurut Mills, pasien pada tahap ini berada dalam fase penting untuk menghentikan perkembangan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup.

Sebab, pasien Stadium B berisiko tinggi berkembang menjadi gagal jantung simptomatik (Stadium C), yang mana memiliki risiko kematian lima kali lebih tinggi.

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Jantung, Apa Saja?

Halaman
123
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved