Breaking News:

Cara Sangat Mudah Ini Disebutkan Bisa Bantu Tingkatkan Kesehatan Jantung, Ini Penjelasannya

Di antara berbagai faktor lain seperti makanan dan gaya hidup, stres adalah salah satu alasan terbesar yang memengaruhi kesehatan jantung seseorang

Istimewa
ilustrasi serangan Jantung-Di antara berbagai faktor lain seperti makanan dan gaya hidup, stres adalah salah satu alasan terbesar yang memengaruhi kesehatan jantung seseorang. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jantung masih menjadi penyakit mematikan pertama penyebab kematian di dunia. Mereka yang terserang jantung bahkan kadang terlihat sehat atau tidak memperlihatkan gejala.

Serangan jantung mendadak juga kerap membuat penderita jantung tidak bisa diselamatkan.

Karena itu menjaga kesehatan jantung sangat penting.

Baca juga: Kolesterol Sering Dikaitkan dengan Sakit Jantung, 5 Makanan dan Minuman Ini Bisa Menurunkannya

Tidak hanya pola hidup sehat seperti makan dan minum yang sehat tapi juga mengatur gaya hidup agar terhindar dari stres.

Dikutip dari Kompas.Com, data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2015 menunjukkan, 70 persen dari 39,5 juta kematian di dunia disebabkan penyakit tidak menular.

Dari jumlah tersebut, 45 persen atau nyaris setengahnya disebabkan penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler).

Penyakit kardiovaskuler (penyakit jantung dan stroke) adalah penyebab kematian nomor satu di dunia.

Di antara berbagai faktor lain seperti makanan dan gaya hidup, stres adalah salah satu alasan terbesar yang memengaruhi kesehatan jantung seseorang.

Mengutip riset yang dipublikasikan American Psychological Association (APA), 9 April 2015, mengakui dan mengucap syukur atas aspek-aspek positif kehidupan dapat menghasilkan peningkatan kesehatan mental, dan kesehatan fisik, pada pasien dengan gagal jantung tanpa gejala.

Baca juga: Air Kelapa Tidak Hanya Atasi Dehidrasi, Tapi Bisa untuk Jantung dan Ginjal, Berikut Manfaat Lainnya

"Kami menemukan bahwa lebih banyak rasa syukur pada pasien berhubungan dengan suasana hati yang lebih baik, tidur yang lebih baik, lebih sedikit merasa kelelahan, dan tingkat peradangan yang lebih rendah pada jantung," kata kepala riset Paul J. Mills, dari University of California, San Diego.

Halaman
123
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved