Breaking News:

Khawatir Pelecehan Murid SD Bukan yang Pertama, Ketua KPAID Kabupaten Tasik Akan Datangi Sekolah

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, akan menelusuri keseharian YM (34), terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak kelas VI SD.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Hermawan Aksan
shutterstock via Kompas.com
ilustrasi pelecehan seksual 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, akan menelusuri keseharian YM (34), terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak kelas VI SD.

Penelusuran, kata Ato, penting dilakukan karena aksi pelecehan seksual yang dilakukan terduga bersifat spontan.

"Jadi dilakukan secara ujug-ujug akibat tergugah kelelakiannya. Saya khawatir ini bukan kejadian kali pertama," ujar Ato, Jumat (1/1) malam.

Baca juga: Oknum Guru Honorer Diduga Lecehkan Murid Kelas VI SD di Tasikmalaya, Begini Modusnya

Baca juga: Sudah Ada Rencana Verifikasi Kesiapan Belajar Tatap Muka, Ruang Kelas SD Ini Ambruk Usai Hujan

Karena itu, Ato bersama jajaran akan menemui sekolah tempat YM bertugas, yakni di Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Tasikmalaya.

"Di sekolah dan disekitarnya, kami akan melakukan investigasi terkait kelakuan YM," kata Ato.

YM diamankan ke Mapolresta Tasikmalaya karena diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang murid kelas VI SD di Sukahening.

Perbuatan tak senonoh itu dilakukan saat YM hendak ke WC sebuah musala dan kebetulan korban sedang berada di situ.

"Saat YM tiba di musala, di situ ada korban. Kemudian YM memanggil korban berpura-pura menanyakan lokasi WC," ujar Ato.

Entah bagaimana persisnya, YM berhasil membujuk korban masuk WC hingga diduga terjadi aksi pelecehan seksual.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved